Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Andi Eviana : Banjir Di Lutra Mengalami Kerugian Hingga Rp50 M
Metro

Andi Eviana : Banjir Di Lutra Mengalami Kerugian Hingga Rp50 M

Redaksi
Redaksi Published 29 April 2016
Share
1 Min Read
SHARE

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Andi Eviana merilis, sebanyak 17 ribu rumah warga telah digenangi oleh banjir.

Angka tersebut tercatat dari 27 desa untuk enam kecamatan yang ada di Luwu Utara yang mengalami banjir.

Selain rumah warga, Musibah ini juga telah merusak areal perkebunan, pertanian, tambak dengan taksiran kerugian hingga Rp50 Miliar.

Informasi yang dihimpun, banjir yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara ini tak kunjung surut.

Bahkan, banjir yang sebelumnya hanya melanda dua kecamatan namun banjir tersebut meluas dan bertambah menjadi enam kecamatan.

Enam kecamatan tersebut yakni kecamatan Sabbang, Baebunta, Sukamaju, Mappideceng, Malangke dan Malangke barat. Dari enam kecamatan ini, sebanyak 27 desa yang terendam.

Sementara kondisi terparah saat ini dialami desa Kalitata dan desa Cenning, Kecamatan Malangke Barat dengan rata – rata banjir setinggi 80 sentimeter sehingga aktivitas warga lumpuh.

Najemiah, Warga Desa Cenning mengatakan, jika banjir terjadi semua warga akan mengalami krisis air dan susah mendapatkannya.

“Untuk mendapatkan air bersih harus berjalan hingga 700 meter itupun harus antri dengan warga lain, di sumur yang dibangun oleh BPBD,” Ungkapnya kepada awak media.

Banjir yang melanda Luwu Utara ini, dipicu akibat intensitas curah hujan yang tinggi terjadi terus menerus sehingga sungai rongkong meluap.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kembangkan Bandara Bua, Pemprov Sulsel Kucurkan Dana Rp 14 Miliar

Gara-Gara AC, Pasien di RSUD Sawerigading Terlantar

Banjir Masih Mengancam dua Kecamatan di Luwu

Pesona Jasper Luwu Timur

Heboh… Permintaan Dana Pengurusan SK Walikota

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Irwan Turun Bersih – Bersih Pasar
Next Article Berniat Balas Dendam. Eh, Warga Ini Malah Kembali Ditebas Sajam

You Might Also Like

Metro

Tidak Tersedia Penampungan, Warga Memilih Buang Sampah di Drainase

22 Maret 2015
Metro

Masuki Usia 40 Tahun, Bupati Lutra Enggan Diberi Ucapan Ultah, Tapi….

8 Februari 2017
Metro

Bupati Lutim Umumkan Hadiah Umrah untuk ASN Istiqamah Shalat Berjamaah

24 Mei 2025
Metro

Stok Darah AB di RSUD Andi Djemma Menipis

22 Februari 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?