Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Lutim Kekurangan 7.575 Ton Beras
Metro

Lutim Kekurangan 7.575 Ton Beras

Redaksi
Redaksi Published 22 Mei 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Kabupaten Luwu Timur saat ini masih kekurangan beras sebanyak 7.575 ton. Hal tersebut diketahui pada Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah Petani (Sergap) yang berlangsung di Mangkutana, kemarin.

Menurut Komandan Kodim (Damdim) 1403 / Sawerigading, Letkol Kav Cecep Tendi Sutandi mengatakan, beberapa permasalahan yang ada dilapangan berkaitan dengan program Swasembada pangan antara lain, banyak hasil pertanian yang dipasarkan diluar daerah karena harga lebih tinggi ditengkulak daripada Bulog.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut harus diselesaikan bersama – sama agar kedepannya tidak terulang lagi. Cecep menjelaskan, Kabupaten Luwu Timur membutukan stok sebanyak 8.500 ton beras.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Namun, hingga saat ini baru berkisar 925 ton yang ada atau masih kekurangan 7.575 ton beras. Sementara untuk Luwu Raya membutuhkan stok 50.000 ton sementara baru terserap sekitar 12.500 atau sekitar 12 persen.

“Intinya kita berharap bisa membantu pemerintah dalam mempertahankan swasembada pangan, karena pemerintah telah banyak membantu petani,” ungkap Cecep.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler berharap, Sub Bulog Divre Palopo yang membawahi wilayah Kabupaten Luwu Timur dapat menyerap gabah hasil petani. Pasalnya, jika serapan gabah petani dapat dilakukan maksimal maka tidak perlu lagi mendatangkan beras dari luar daerah.

Menanggapi harapan bupati, Kepala Sub Bulog Divre Palopo Hamid mengatakan, untuk menyerap gabah dan beras petani, bulog rencananya akan membangun ‎gudang.

“Kapasitas gudang Bulog yang ada di Luwu Timur hanya dapat menampung sebesar 5.000 ton, sementara total komsumsi mencapai 8.500 ton‎, untuk menampung kekurangannya maka rencananya Bulog akan menambah gudang dengan kapasitas 4.000 ton,” ungkap Hamid.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 400 Pembalap Ikuti Road Race Bupati Lutim Cup I
Next Article Husler Buka UDG IV Tingkat Kabupaten

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
Ekonomi

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

17 April 2026
Metro

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

17 April 2026
Metro

Gratis dan Lengkap, Rumah Singgah Lutim Ringankan Beban Keluarga Pasien

16 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?