Sebanyak 127 kepaladesa dan lurah dari 11 kecamatan yang ada di kabupaten Luwu timur mengikuti orientasi Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif di aula Dikbudparmudora Luwu timur di malili, (01/06/16)
Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari itu digelar oleh Dinas Kesehatan kabupaten luwu timur tersebut untuk meningkatkan pengetahuan seluruh pihak terkait tentang konsep dasar desa dan kelurahan Siaga Aktif.
“kegiatan ini juga untuk membangun kesamaan pemahaman tentang konsep desa siaga untuk mencapai snergitas dengan konsep desa membangun yang telah dicanangkan secara nasional,” ungkap ketua panitia, Balobo Abbas.
Selain kepala desa dan lurah sekabupaten luwu timur, orientasi ini juga diikuti oleh sejumlah SKPD terkait, yakni Dinaskesehatan, BPMPD, Badan KB-PP, Badan Ketahanan Pangan serta, TP-PKK kabupaten luwu timur.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Luwu timur, Baharuddin mengungkapkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program tersebut. “program desa siaga adalah program nasional yang mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaannya, karena Desa dan Kelurahan Siaga Aktif merupakan cikal bakal untuk menuju Kabupaten sehat, Provinsi sehat, dan Indonesia sehat,” ungkapnya.
Desa Siaga sendiri adalah program yang dikembangkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia untuk meningkatkan kesiagaan desa menghadapi masalah-masalah kesehatan termasuk kejadian luar biasa.




