Menyambut Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71, Komando Distrik Militer (Kodim) 1403 Sawerigading melakukan sosialisasi bela negara yang di ikuti 412 pelajar SMU Sederajat di Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Kamis (11/08/2016).
Kegiatan dihadiri kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Luwu Timur, Ismail, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hasanuddin Bengngareng dan sejumlah guru pendamping dari perwakilan SMU/ sederajat di Luwu Timur.
Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Inf. Simon Marthes selaku narasumber mengatakan kegiatan bela negara ini memang serentak dilakukan oleh TNI diseluruh Nusantara. “Sosialisasi ini dihadiri perwakilan pelajar dari masing-masing sekolah” tambahnya.
Terkait bela negara, Simon mengatakan pentingnya bela negara disebabkan adanya beberapa hal yang mengancam NKRI diantaranya ancaman Idiologi, ancaman bencana alam, ancaman pencurian kekayaan alam dan ancaman peredaran narkoba dan miras.
“Ancaman-ancaman ini harus mampu dicegah, salah satunya dengan sosialisasi seperti ini. Harapan kami, pelajar mampu menjadi agen perubahan dan tidak mudah terpengaruh” katanya.
Lanjut Simon, beberapa unsur dasar dari bela negara yang penting ditanamkan diantaranya cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan pancasila sebagai ideologi negara dan rela berkorban untuk bangsa dan negara.
“Intinya, semangat patriotisme dan cinta tanah air, penting ditanamkan sejak dini khususnya bagi generasi muda” tutupnya.




