Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur akan merealisasikan senilai Rp13 milyar bagi mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu dalam waktu dekat ini atau pada bulan Juli mendatang.
“Insha Allah dalam waktu dekat dana ini sudah bisa kita cairkan. Peraturan Bupati sudah selesai, jika tak berhalangan, dana akan dicairkan dalam bulan Juli ini bagi mahasiswa yang sudah melengkapi persyaratan,” ungkap Bupati Lutim, Thorig Husler.
Menurutnya, salah satu kriteria untuk mendapatkan bantuan tersebut yakni, IPK harus 3.00 dan Universitas juga telah terakreditasi B. “Sementara bagi mahasiswa kurang mampu tentu ada syarat tertentu yang juga harus dipenuhi,” ungkap Husler.
Program bantuan beasiswa ini, kata Husler, merupakan salah satu program prioritas yang tertuang dalam visi dan misi. Sebelum disalurkan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi agar program ini berjalan sesuai harapan.
“Mahasiswa penerima bantuan nantinya akan memperoleh kartu khusus yang diberi nama, kartu Luwu Timur sarjana. Kartu ini berupa ATM yang akan digunakan para mahasiwa penerima bantuan untuk bertransaksi dalam program ini,” ungkapnya.
Ia pun berharap agar bantuan ini dapat membantu mahasiswa yang sedang melaksanakan pendidikan untuk peningkatan SDM daerah yang profesional dan berkualitas untuk membangun negeri.
“Ada sekitar tiga ribu lebih mahasiswa yang akan mendapatkan bantuan ini. Masing – masing mahasiswa nantinya akan menerima Rp4 juta pertahun atau Rp2 juta setiap semester,” ungkap Husler.




