LUWU – Ratusan mahaiswa dari berbagi kampus di Kota Palopo, masih memblokade jalan Trans Sulawesi, poros Walenrang-Palopo, akibatnya antrian kendaraan mengular hinga lima kilometer.
Mahasiswa memblokade jalan dengan membakar ban bekas dan membentangkan kayu di tengah jalan, tepat di jembatan desa Bolong. “Sudah sudah delapan jam kami tertahan, minta tolong pak polisi, segera bubarkan aksi mahasiswa ini, sudah melewati waktu penyampaian aspirasi,” kata Mahmud, pengendara yang akan ke Makassar, Kamis 14 November.
Demonstrasi mahasiswa Luwu ini, mendesak Pemerintah pusat, mencabut moratorium pembentukan Daerah Otnomi Baru (DOB) dan segera menjadikan Luwu Tengah, sebagai kabupaten baru.
Aksi blokade jalan juga terjadi pada hari Selasa 12 November. Jalan Trans Sulawesi juga lumpuh total, namun menjelang magrib, mahasiswa membuka blokade dan membubarkan diri.




