Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Waspada! Sejak Januari, DBD di Luwu Timur Melonjak 78 Kasus
Luwu Timur

Waspada! Sejak Januari, DBD di Luwu Timur Melonjak 78 Kasus

Redaksi
Redaksi Published 9 Februari 2022
Share
2 Min Read
SHARE

Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur merilis data bahwa kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Luwu Timur terus mengalami kenaikan. Bahkan, sejak Januari 2022 lalu, hingga kini kasus dengue telah mencapai 78 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Tirmur, dr Rosmini mengatakan kasus DBD yang sebanyak 78 kasus itu tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Luwu Timur, dimana Wawondula menjadi wilayah dengan kasus DBD terbanyak yakni 34 kasus.

Rosmini mengaku, pihaknya sedang berupaya untuk meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus di beberapa titik, guna mencegah lonjakan kasus DBD tersebut.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

“Selain itu, pemerintah juga tengah menggalakkan kembali kegiatan 1 rumah 1 Jumantik (Juru Pemantau Jentik) di setiap Desa, dan kita juga imbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungannya,” ucapnya, Rabu (9/2).

Pencegahan Melalui PSN 3M Plus

Lantas, apakah PSN 3M Plus? Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3 M Plus, merupakan Gerakan yang digalakkan pemerintah guna mencegah dan memberantas nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebab penyakit DBD.

3M adalah Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang, sementara Plus yaitu kefiatan pencegahan DBD lainnya seperti menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, menaruh ikan di penampungan air, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Musrenbang Tingkat Kecamatan, Nuha Usulkan 27 Kegiatan
Next Article Di Reses Anggota DPRD Sulsel, Asisten Pemerintahan Paparkan Program Prioritas

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

17 April 2026
Metro

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

17 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
Ekonomi

Camat Tomoni Timur Dampingi BUMDes dan BUMDesma Input Data Pemeringkatan Nasional

11 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?