LUWU TIMUR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Aripin, menghadiri rapat koordinasi (rakor) High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim, Senin (04/04/2022).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman yang turut dihadiri Kapolres Lutim, AKBP. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, Kajari Lutim, Muh. Zubair, Danramil Malili, perwakilan Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Pimpinan Cabang Perbankan se-Kabupaten Lutim, Kepala BPS Kab. Lutim, Camat se-Kabupaten Lutim, dan pelaku usaha.
Inflasi adalah satu atau beberapa kelompok yang terus menerus dan dapat mempengaruhi daya beli masyarakat untuk menurunkan inflasi pada level menengah stabil yang perlu dukungan dari pemerintah yang mempunyai kewenangan untuk mengatasi gangguan efisi kerawanan suplay terkait gejolak produk pangan dan harga yang diatur oleh pemerintah.
Adapun tujuannya ialah rakor High Level Meeting TPID Lutim terkait perkembangan harga bahan pokok menjelang bulan suci ramadhan termasuk kesiapan dan kesediaan BBM dan LPG serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam menghadapi hari raya idhul fitry.
Aripin saat diberi kesempatan menyampaikan arahannya mengatakan, setelah mendengarkan pemaparan dari para tim TPID tadi, ia menyimpulkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait dengan tidak dapatnya kita kendalikan inflasi di daerah ini.
“Sebab secara garis besar, hanya ada tiga faktor yang menyebabkan inflasi kita dapat terkendala, pertama, pemasokan bahan pokok. Kedua, pertumbuhan ekonomi daerah yang ditandai dengan hasil produksi masyarakat kita. Ketiga, situasi dan keamanan yang ada di daerah kita selama ini dalam kondusif,” beber Aripin.
“Saya selaku Ketua DPRD Luwu Timur, sangat mengapresiasi pemerintah daerah terkait dengan pengendalian, termasuk kemarin terkait dengan kelangkaan minyak goreng, dimana bapak Bupati langsung memerintahkan Kadis Dagkoprinum UKM untuk langsung menggelar operasi pasar sehingga hal tersebut cepat terkendali,” ungkapnya menambahkan.
Legislator dari Partai Golkar ini berpesan, dalam bulan suci ramadhan ini tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan, namun tetap perlu siap siaga jangan sampai ada sesuatu hal diluar dugaan terjadi, dan itulah yang harus diantisipasi.
Terakhir, Aripin menyampaikan suatu persoalan yang sudah lama terkait dengan PLN termasuk di Kecamatan Towuti yang sering mati lampu. “Mungkin dalam waktu dekat, DPRD akan menggelar RDP PLN dengan PT. Vale terkait gardu listrik agar supaya lampu yang ada disana bisa dijamin,” tandas Aripin. (*)




