Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Teknologi Perennial Rice Diuji di Kolaka, PT Vale Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan
Ekonomi

Teknologi Perennial Rice Diuji di Kolaka, PT Vale Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan

Asdhar
Asdhar
10 Maret 2026
Share
3 Min Read
PT Vale menguji teknologi Perennial Rice dan sistem Salibu dalam program demplot padi berkelanjutan di Kolaka untuk meningkatkan produktivitas petani. (Sumber: PT Vale)
SHARE

PT Vale Indonesia Tbk mendorong inovasi pertanian berkelanjutan melalui pengujian teknologi Perennial Rice dan sistem Salibu dalam program demplot padi di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka.

Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional di sektor pangan.

Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan keberlanjutan yang menyentuh sektor ekonomi masyarakat.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

“Keberlanjutan bagi PT Vale tidak hanya tentang bagaimana kami menambang secara bertanggung jawab, tetapi juga bagaimana kami tumbuh bersama masyarakat. Program demplot padi ini menjadi salah satu cara memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Panen Berulang Tanpa Tanam Ulang

Teknologi Perennial Rice dan metode Salibu memungkinkan petani melakukan panen berulang tanpa penanaman ulang. Dalam satu kali masa tanam, petani berpotensi memanen hingga delapan kali.

Metode ini juga mampu menekan biaya produksi hingga sekitar 50 persen karena petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk benih, persemaian, maupun pengolahan lahan secara berulang.

Program demplot tersebut dikembangkan di lahan seluas 36 are, terdiri dari 10 are budidaya organik dan 26 are budidaya konvensional. Pendekatan ini dirancang untuk membandingkan efektivitas kedua metode budidaya dalam meningkatkan produktivitas.

Berbagai varietas unggul turut diuji, seperti PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, dan Menthik Susu.

Hasil Panen Tunjukkan Perkembangan Positif

Panen bersama yang digelar di lokasi demplot menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Pada lahan organik seluas 10 are, varietas Trisakti mampu menghasilkan panen hingga 6,9 ton.

Sementara pada lahan konvensional seluas 26 are, total produksi mencapai sekitar 15 ton dari enam varietas padi yang diuji.

Head External Relation Growth PT Vale, Endra Kusuma, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi padi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi lokal yang lebih tangguh.

“Pertanian berkelanjutan merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan petani mendapatkan pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Kolaborasi Industri, Pemerintah, dan Petani

Program demplot ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Vale, Pemerintah Kabupaten Kolaka, kelompok tani, serta lembaga riset pertanian.

Sekretaris Daerah Kolaka, Akbar, mengapresiasi kontribusi PT Vale dalam mendukung program ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, keterlibatan sektor industri dalam program pertanian akan mempercepat tercapainya target swasembada pangan nasional.

Melalui inovasi seperti Perennial Rice dan pendekatan pertanian berkelanjutan, PT Vale berharap model demplot ini dapat menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Kolaka.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Puspawati Husler Terpilih Aklamasi Pimpin FKCA Periode 2026–2031
Next Article Rencana Revisi RKAB 2026, Produksi PT Vale di Sorowako Tidak Terpengaruh
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?