Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tim Pengawas Masih Menemukan Obat dan Makanan Kadaluarsa Di Pasar Wasuponda
Luwu Timur

Tim Pengawas Masih Menemukan Obat dan Makanan Kadaluarsa Di Pasar Wasuponda

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
7 Mei 2021
Share
4 Min Read
SHARE

LUTIM – Pasar Wasuponda Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, menjadi lokasi pemeriksaan tim pengawas obat dan makanan Kabupaten Luwu Timur, hari Kamis (06/05/2021).

Pengawasan dipusatkan di pasar Wasuponda yang sejak pagi hingga siang masih terlihat ramai bukan hanya didalam pasar bahkan pedagang sudah meluber ke sisi jalan.

Tim Pengawas yang dibagi dalam dua tim masing-masing tim pengawas obat dipimpin oleh Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Lutim, Baso Simun dan tim pengawas makanan yang dikepalai oleh Kasi Perlindungan Konsumen & Pengawasan Barang Beredar Disdagkop-UKM Lutim, Aswan.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Kedua tim yang masing-masing terdiri dari perwakilan OPD terkait langsung melaksanakan tugas. Tim obat menyisir para pedagang kosmetik dan penjual barang campuran yang juga menjual obat-obatan. Sedangkan tim pengawas makanan memeriksa pedagang barang campuran yang ada di kompleks pasar.

Setelah memeriksa barang dagangan hampir tiga jam lebih, tim pengawas menemukan sejumlah barang yang kadaluarsa tapi masih ada di rak pajangan barang untuk dijual, bahkan ada barang yang sudah kadaluarsa sejak tahun 2016 tapi ada di rak jualan.

Bahkan yang ironisnya lagi, ada diantara para pedagang tersebut yang sudah pernah diawasi tim dua tahun silam tapi tetap juga masih ditemukan barang Kadaluarsa di tokonya.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Perlindungan Konsumen & Pengawasan Barang Beredar Disdagkop-UKM, Aswan yang terlibat langsung di lapangan. Menurut Aswan, sebenarnya para pedagang ini bukan kali pertama dilakukan pengawasan dan pemeriksaan tapi sudah dari dua tahun silam tapi masih juga melanggar.

“Pada saat pengawasan dua tahun lalu kami juga menemukan barang kadaluarsa di toko ini, artinya tidak ada perhatian dari yang bersangkutan terkait barangnya yang telah kadaluarsa,” ungkap Aswan.

Dari hasil pemeriksaan ini, tim pengawas menemukan sedikit nya ada 35 item barang dari berbagai jenis yang telah kadaluarsa mulai dari makanan ringan hingga susu formula untuk balita termasuk minum dalam kemasan saset.

Barang kadaluwarsa ini kemudian dipisahkan dan  diturunkan dari rak pajangan oleh tim pengawas, tidak diperbolehkan lagi dijual.

Sementara untuk tim obat yang memeriksa penjual kosmetik, juga berhasil menemukan sejumlah kosmetik import yang tidak memiliki izin edar dari BPOM serta tidak mencantumkan kandungan dalam kosmetik tersebut.

Demikian pula dengan obat, tim menemukan toko yang menjual obat-obatan bebas terbatas dengan label biru yang tergolong obat keras. Sehingga tim meminta kepada pedagang dan pemilik toko untuk tidak menjual obat dimaksud karena yang berhak menjual hanya toko obat dan apotik.

“Kalau mauki fokus jual obat, silahkan uruski izin toko obat atau apotek. Tetapi ada persyaratan yang harus dipenuhi, jika toko obat harus memiliki tenaga teknis kefarmasian sedang untuk apotek harus punya tenaga apoteker,” terang Baso Simun.

Selain di pasar, tim juga menyasar mini market seperti Alfa Mart dan Indomaret yang di sekitar pasar Wasuponda. Selain memeriksa obat dan makanan, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memperhatikan barang yang akan dibeli, terutama masa kadaluarsa dari barang tersebut sehingga aman untuk dikonsumsi.

Sedangkan untuk ikan, baik ikan kering maupun basah, tim pengawas tidak menemukan ikan yang diberi pengawet seperti formalin, hampir semua ikan yang dijual kelihatan cukup segar dan layak dikonsumsi. (ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Momen Ramadhan, Bupati Lutim Santuni Anak Yatim
Next Article Bupati dan Forkopimda Pantau Empat Pos Penyekatan Kendaraan di Luwu Timur
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?