Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Tolak Tambang, Warga Bosso Blokir Jalan
Ekonomi

Tolak Tambang, Warga Bosso Blokir Jalan

Asdhar
Asdhar
22 Januari 2016
Share
1 Min Read
SHARE

Puluhan warga dari Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu menggelar aksi demonstrasi menolak rencana aktifitas penambangan galian C oleh PT Waskita Karya, JUmat (22/1/16). Aksi unjuk rasa itu dilakukan dengan menutup akses jalan menuju ke lokasi penambangan dengan spanduk yang bertuliskan penolakan.

Pantauan luwuraya.com, unjuk rasa tersebut didominasi oleh ibu rumah tangga. Mereka berteriak penolakan adanya tambang galian C yang dibangun di bantaran sungai. Pasalnya, warga menilai aktifitas penambangan tersebut dapat beresiko buruk terhadap lingkungan.

Salah seorang warga yang ikut dalam aksi unjuk rasa itu, Syarif mengatakan jika keberadaan tambang galian C itu mengancam kerusakan lahan pertanmian milik warga.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

“Selain itu juga akan menimbulkan ancaman banjir bagi warga yang ada di dua desa, yakni di Desa Bosso Timur serta Desa Bolong, karena Sungai Makawa yang melintasi kedua desa tersebut, sudah sejajar dengan permukiman warga,” ujar Syarif.

Informasi yang dihimpun, PT Waskita Karya rencananya akan membangun pabrik pemecah batu atau cipping. Saat ini perusahaan sudah memasukkan alat-alat berat ke lokasi tambang. Namun, aktifitas perusahaan itu terhenti sejak dua hari terakhir akibat adanya penolakan warga itu. Bahkan, warga melakukan aksi penyanderaan terhadap alat berat milik perusahaan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Rekomendasi Dukungan PAC Hanura Ganda
Next Article 16 Penerjun Payung Meriahkan Hari Jadi Luwu
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?