Warga kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur disibukkan dengan adanya manusia misterius ini. Bahkan masyarakat rutin melakukan jaga malam (Ronda). Tidak tanggung-tanggung, masyarakat juga berbekal dengan Senjata Tajam (Sajam) seperti parang panjang, tombak, bambu runcing dan peluncur.
“Hampir setiap malam di desa Wewangriu, Balantang, Baruga dan kelurahan Malili masyarakat mengadakan ronda malam lengkap dengan sejata tajam berbagai macam,” ungkap Andi Zulkarnain, warga Malili yang ikut melakukan ronda, Senin (08/09/14) malam kemarin.
Hampir setiap malam masyarakat mengejar mahluk misterius ini. Namun anehnya, setiap kali dilakukan pengejaran mahluk ini langsung menghilang. Sehingga kata Zul, sebagian warga menganggap bahwa ada orang penganut ilmu hitam semacam pesugihan yang sementara menyempurnakan ilmunya dengan cara melakukan ritual di malam hari.
“Anggapan warga jika ada penganut ilmu hitam yang mau menyempurnakan ilmunya, Hal inilah yg rentan terjadi kekacauan, tidak menutup kemungkinan ada yang tertuduh dengan alasan yang tidak jelas. Oleh karena itu, diharapkan pihak pengamanan dapat meningkatkan pengamanan wilayah dan patroli rutin bersama warga,” ungkap Zul.
Sementara itu, Kapolres Luwu Timur AKBP Rio Indra Lesmana yang dikonfirmasi awak media, Selasa (09/09/14) mengatakan jika dirinya sudah memerintahkan anggota kepolisian baik dari polsek maupun Polres untuk melakukan patroli rutin setiap dua jam keliling di kecamatan Malili.
“Saya sudah perintahkan agar melakukan patroli rutin setiap dua jamnya demi keamanan masyarakat,” ungkap Rio. (*)





