Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » ABK Tugboat Brahma 12 Yang Disandera Minta Keluarga Tidak Risau
Metro

ABK Tugboat Brahma 12 Yang Disandera Minta Keluarga Tidak Risau

Asdhar
Asdhar
30 Maret 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Wawan Saputra (23) salah seorang dari 10 Anak Buah Kapal (ABK) Brahma 12 yang disandera oleh kelompok yang mengatasnamakan Abu Sayyaf di Filipina.

Menurut paman Wawan yakni Muslimin, pihak perusahaan telah menghubungi, Mansur Halide, orang tua korban (Wawan). Dalam percakapan itu, Rabu 30 Maret sekitar pukul 08.00 wita pagi tadi, pihak perusahaan meneruskan pesan yang telah disampaikan oleh putranya.

“Wawan telah menghubungi perusahaan untuk meminta kepada keluarga agar tidak risau karena mereka telah diberlakukan dengan baik disana,” ungkap Muslimin yang mengaku mendengar langsung percakapan itu.

Baca Juga

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

Muslimin menceritakan, sejak dirinya mendengarkan kabar kalau keponakannya dalam keadaan baik – baik saja namun rasa cemas pun masih terus menghantui diri dan keluarganya.

“Iye, kami keluarga masih cemas karena mereka belum diketahui tempat dimana mereka disandera,” ungkap Muslimin yang ditemui dikediamannya, di desa Puncak Indah, kecamatan Malili, Rabu (30/3/16).

Dirinya pun berharap agar Pemerintah Indonesia dapat berupaya bagaimana 10 ABK tersebut dapat kembali dengan selamat ke Indonesia tanpa memilih agama atau suku.

“Kami sekeluarga juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) karena masih ada upaya keprihatinan terhadap keluarga korban,” ungkap Muslimin yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus) Fajar Indah, Desa Puncak Indah.

Sebenarnya, kata Muslimin, pada bulan April 2016 ini, keponakannya itu berniat akan melanjutkan studi pelayarannya usai berlabuh di Filipina.

“Niatnya memang besar di pelayaran. Sejak kecil hingga dewasa Wawan sudah bersama – sama dengan saya, domisilinya juga masih tercatat di Malili,” ungkapnya.

Harapan yang sama juga disampaikan, Amiruddin, ayah kandung Rinaldi di Kecamatan Wotu. Dirinya juga berharap agar pemerintah dapat menyelamatkan 10 ABK yang saat ini disandera.

“Keluarga selalu berdoa, mudah – mudahan pemerintah dapat membebaskan 10 ABK yang ada di Filipina,” ungkap Amiruddin.

Sebelumnya, sejumlah media nasional mengabarkan adanya dua kapal Indonesia yang dibajak oleh kelompok yang mengaku Abu Sayyaf di Filipina.

Dua kapal tersebut yakni kapal tugboat Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12. Kedua kapal itu telah membawa 7.000 ton batubara dan 10 awak kapal berkewarganegaraan Indonesia.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article ABK Brahma 12 Disandera, Andi Fauziah Langsung Hubungi Menlu RI
Next Article Tidak Taat Pajak, DPPKAD dan Satpol PP Tertibkan Reklame Di Lutim
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?