Demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang menyerukan percepatan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah masih terus berlanjut. Hingga pukul 23.50 Wita, demonstran masih menggelar aksinya sambil menutup total akses jalan.
Pantauan luwuraya.com, demonstran menggunakan apa saja untuk menutup akses jalan, seperti batang pohon, kayu, dan berbagai material lainnya. Hal ini menyebabkan kemacetan panjang kendaraan baik yang menuju ke Kota Palopo, maupun sebaliknya.
Sementara itu, sekitar tujuh armada Satuan Brimob Polda Sulselbar baru-baru ini melintasi Kota Palopo menuju ke lokasi aksi untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Arak-arakan kendaraan Brimob itu melaju kencang dari arah Kota Makassar.
Petugas dari Satuan Brimob Polda Sulselbar ini diturunkan untuk membantu pengamanan jalannya aksi yang sebelumnya sempat terjadi bentrok dengan pihak kepolisian yang bertugas. Belasan orang terluka dalam insiden bentrokan baik dari pihak demonstran maupun petugas.
Haswadi
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

