Bentrok antar warga kembali terjadi di Luwu Utara, kali ini bentrok warga antar desa itu terjadi di Kecamatan Bone-Bone. Dalam kejadian itu, dilaporkan satu orang terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Jemma Masamba.
Informasi yang dihimpun, konflik warga antara Desa Munte dan Karondang ini sudah terjadi sejak 10 hari lalu. Namun, bentrok terparah terjadi pada Minggu (15/3/15) kemarin. Kejadian ini disebutkan dipicu karena persoalan perkelahian antar pejabar SMP dari dua desa ini, sehingga membesar dan melibatkan warga kedua desa.
Sejumlah saksi mata menyebutkan, saat konflik terjadi beberapa warga terlihat menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api tradisional jenis Papporo.
Akibatnya, satu orang warga Desa Karondang yang diketahui bernama Puddi (40) alias bapak Haedir saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Andi Jemma Masamba karena mendapatkan luka tembak papporo pada bagian betis.
“Bentrok ini sudah terjadi sejak 10 hari yang lalu gara-gara adanya siswa SMP dari Desa Karondang yang dipukuli di Munte,” ungkap Amara, warga Desa Karondang yang dihubungi via telepon, Senin (16/03/15) malam ini.
Belum ada konfirmasi dari pihak Kepolisian Resor Luwu Utara terkait kejadian ini, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Luwu Utara, AKP Muchlis yang dihubungi tidak menjawab panggilan teleponnya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

