Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Geram Dapat Laporan Adanya Pungli Lapak Pedagang di Pasar Wawondula
Ekonomi

Bupati Geram Dapat Laporan Adanya Pungli Lapak Pedagang di Pasar Wawondula

Asdhar
Asdhar
12 Maret 2026
Share
3 Min Read
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ist)
SHARE
Contents
Kebijakan Retribusi Pasar Sudah DigratiskanPasar Wawondula Akan Direnovasi Tahun Ini

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengaku geram setelah menerima laporan dari para pedagang mengenai adanya pungutan sewa kios dan lapak di Pasar Wawondula, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Irwan, pungutan tersebut dilakukan oleh oknum tertentu yang meminta pembayaran kepada para pedagang. Padahal, pemerintah daerah tidak pernah menetapkan kebijakan penyewaan lods maupun kios di pasar tersebut.

“Sejak saya diberi amanah memimpin Luwu Timur, tidak ada pungutan ataupun pembayaran lods di Pasar Wawondula Towuti. Tadi saya dengar langsung keluhan para pedagang yang mengeluhkan adanya pungutan sistem sewa lapak dan kios,” tegas Irwan.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

Tak tanggung-tanggung, sesuai laporan yang diterimanya, nilai sewa lapak dan kios di pasar tersebut mencapai jutaan rupian per bulan.

Ia menilai praktik tersebut merupakan pungutan liar (pungli) karena tidak memiliki dasar hukum maupun aturan resmi dari pemerintah daerah.

“Mulai detik ini tidak ada lagi pungutan atau sewa-menyewa lods ataupun kios di Pasar Wawondula. Kalau masih ada yang datang menagih, laporkan ke polisi karena itu pungli, tidak resmi dan tidak punya dasar hukum,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Irwan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Towuti pada Kamis (12/03/2026) yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, camat, kepala desa, tokoh agama, serta unsur pemuda.

Kebijakan Retribusi Pasar Sudah Digratiskan

Irwan menegaskan bahwa sejak awal menjabat sebagai Bupati pada 2025, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah mengambil kebijakan untuk menggratiskan sejumlah retribusi layanan publik.

Kebijakan tersebut mencakup retribusi pasar tradisional, rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), parkir, hingga pajak hiburan masyarakat.

Karena itu, setiap pungutan yang dilakukan terhadap pedagang pasar di luar kebijakan resmi pemerintah daerah dipastikan merupakan pungutan liar.

“Saya tidak mau dengar lagi ada pungutan di pasar Towuti, demikian pula pedagang yang berjualan di pasar lainnya di Luwu Timur. Masa jualannya hanya sayur masih dibebani pungutan, ini tidak manusiawi,” kata Irwan.

Pasar Wawondula Akan Direnovasi Tahun Ini

Selain menindak praktik pungutan liar, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga berencana melakukan renovasi Pasar Wawondula pada tahun 2026.

Irwan membeberkan, renovasi pasar tersebut direncanakan akan menggunakan dari Pemerintah Pusat atau melalui APBN. Khusus untuk pasar Wawondula ini nilai anggaran pengembangan pasar mencapai Rp20 Miliar.

Perbaikan fasilitas pasar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli sekaligus memperkuat peran pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Towuti dan sekitarnya.

Dengan kebijakan penghapusan pungutan serta rencana revitalisasi pasar, pemerintah daerah berharap para pedagang dapat menjalankan usaha mereka dengan lebih tenang tanpa beban biaya yang tidak resmi.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Program Sosial PT Vale di Morowali Fokus pada Kesehatan dan Pupuk Organik
Next Article PT Vale Dukung Penataan Akses Jalan Kawasan Old Camp Sorowako
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?