Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dampak Kekeringan, Harga Sayur Mayur Mulai Naik
Ekonomi

Dampak Kekeringan, Harga Sayur Mayur Mulai Naik

Asdhar
Asdhar
4 November 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Sulawesi selatan, nampaknya mulai berdampak pada harga sayur mayur di Kota Palopo. Kenaikan harga sayur mayur itu terjadi sejak pekan lalu, baik itu untuk jenis sayur mayur yang didatangkan dari daerah lain di Sulsel, maupun yang berasal dari Kota Palopo sendiri.

Pantauan luwuraya.com, sejumlah sayur mayur yang mengalami kenaikan harga seperti cabe merah yang mengalami kenaikan sekitar Rp10 ribu per kilogramnya, dari sebelumnya dijual seharga Rp15 ribu, naik menjadi Rp25 ribu.

Jenis sayur mayur yang juga mengalami kenaikan itu seperti sayur bayam yang oleh pedagang dibeli dengan harga Rp4 ribu per ikat, padahal sebelumnya hanya seharga Rp2 ribu perikat. “Terpaksa kami siasati dengan membagi tiga bagian sayur bayam yang kami beli tadi kemudian dijual lagi seharga Rp2 ribu per ikatnya,” ujar Jusriani, salah seorang pedagang sayur.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

Tidak hanya bayam, sayur Sawi juga mengalami kenaikan harga dari Rp2.500 per ikat, naik menjadi Rp5 ribu perikat.

Menurut Jusriani, alas an kenaikan harga dari penyalur adalah akibat kenaikan harga disaat musim kemarau, yang membuat hasil panen petani menurun. “Kami berharap harga sayur mayur segera kembali normal,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palopo, Mas Jaya mengatakan musim kemarau kali ini sedikit memberikan dampak kepada petani. Meski begitu, pemerintah berupaya terus memantau dan memberikan upaya bantuan kepada petani yang terkena dampak kekeringan.

“Musim kemarau kali ini sedikit banyak memang memberikan dampak, tetapi kami berupaya untuk meminimalisir dampak itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan, dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kota Palopo, Tono mengatakan pihaknya telah menyebarkan ratusan penyuluh ke seluruh wilayah Kota Palopo, dalam rangka memberikan penyuluhan kepada petani di daerah itu.

“Penyuluhan itu termasuk agar petani bisa menyesuaikan pola tanam sesuai dengan musim, seperti saat ini terjadi musim kemarau agar pola tanam bisa disesuaikan,” ungkapnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Warga Bakar Tiga Pondok Kebun di Burau
Next Article Vale Latih Anggota BUMDes Nuha Terkait Pengelolaan Limbah
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?