Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Di Daerah Ini, Mau Nikah Diwajibkan Tanam Mangrove
Komunitas

Di Daerah Ini, Mau Nikah Diwajibkan Tanam Mangrove

Asdhar
Asdhar
25 Juli 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Sejumlah Desa di Kabupaten Luwu, membuat peraturan desa (Perdes) berbasis lingkungan. Misalnya di Desa Babang, Kecamatan Larompong Selatan, di Desa tersebut, dibuat Perdes mewajibkan setiap warga yang akan melangsungkan pernikahan, wajib menanam minimal  50 pohon Mangrove.

Kepala desa Babang, Ismail Marzuki, menuturkan, Perdes tersebut telah mendapat persetujuan semua warga di desanya, mereka menyepakati, siapa saja yang akan menikah, harus menanam pohon mangrove di pesisir pantai.

“Hasilnya cukup memuaskan, pesisir pantai yang dulunya tergerus abrasi, sekarang tidak lagi, bahkan pohon mangrove sudah tumbuh subur,” kata Ismail Marzuki, Minggu 24 Juli kemarin.

Baca Juga

Dwi Heryanto Kolaborasi dengan Milenial Tomoni Salurkan Bantuan Kebakaran Sorowako
KKLR Sulsel Akan Gelar Halalbihalal 2025, Pererat Silaturahmi Diaspora Luwu Raya

Dia menambahkan, sebelum perdes tersebut diberlakukan, sepanjang pesisir pantai di Desa tersebut, terkikis akibat abrasi pantai, petani tambak merugi dan gersang, sehingga mereka berinisiatif, melahirkan satu aturan yang sifatnya mengikat tapi tidak membebani masyarakat.

“Karena Perdes ini diterima dengan baik, bahkan masyarakat kita secara sukarela menjaga dan ikut melestarikan mangrove yang suda ditanam,” ujarnya.

Menurutnya, warga yang akan melangsungkan pernikahan, baru akan diberi surat pengantar nikah ke Kantor Urusan Agama (KUA) jika mempelainya telah menanam minimal 50 pohon mangrove, setelah menanam, warga yang menikah tersebut masih diwajibkan menjaga dan memelihara mangrove yang suda ditanamnya.

“Tugasnya tidak hanya sampai pada proses menanam saja, tapi juga harus ikut menjaga sampai mangrovenya benar-benar sudah tumbuh,” ujarnya.

Jika mangrove yang ditanam, mati atau rusak, akan dikenakan sanksi berupa denda kembali menanam mangrove sebanyak 100 pohon.

“Tidak hanya menanam, tapi harus ikut menjaga, mereka bertanggungjawab sampai mangrovenya tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Nurhikman Jusman, warga yang baru saja melangsungkan pernikahan, mengatakan, Peraturan tersebut cukup baik, sebab secara tidak langsung, warga diajak untuk ikut melestarikan lingkungan.

“Perlu terus dilestarikan, agar lingkungan kita benar-benar terjaga dengan baik, kami tidak terbebani dengan Peraturan ini,” kata Nurhikman.

Sudirwan, Polisi kehutanan Kabupaten Luwu, mengatakan, Perdes tersebut sangat membantu Pemerintah dalam melestarikan lingkungan. Hutan mangrove di desa tersebut sudah tumbuh subur, bahkan diperkirakan sudah mencapai 70 kilometer.

“Tanpa diminta, warga bersama-sama menjaga dan ikut melestariaknnya, semoga bisa ditiru daerah lainnya,” kata Sudirwan.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pemkab Lutim Berkomitmen Kembangkan Sagu
Next Article Lagi, Polisi Tetapkan Satu Orang Tersangka Kasus Dugaan LPJ Fiktif KPU Lutim
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?