Kepolisian Resor Luwu Timur melalui Satuan Polisi Lalulintas (Polantas) saat ini menggelar operasi simpatik dijalan trans Sulawesi tepatnya didepan kantor eks Pengadilan Negeri (PN) Malili, Kamis 3 Maret pagi tadi.
Operasi yang telah dilakukan sejak tanggal 1 dan akan berakhir pada tanggal 21 Maret 2016 mendatang ini ternyata memiliki nilai positif bagi pengendara atau pengguna jalan.
Pasalnya, pengendara roda dua yang dianggap lengkap akan diberikan atau dihadiai langsung satu buah helm standar.
Kepala Satuan (Kasat) Lalulintas Polres Luwu Timur, Ajun Komisaris Nazaruddin yang ditemui disela – sela operasi mengatakan, pengenda roda dua yang dianggap lengkap diberikan apresiasi berupa satu buah helm.
“Kita apresiasi helm bagi pengendara yang lengkap seperti menggunakan helm lengkap, menyalakan lampu, membawa SIM dan STNK serta tidak mati pajak,” ungkap Nazaruddin.
Hal tersebut, kata Nazar, dilakukan dalam rangka memberikan motifasi kepada pengguna jalan betapa pentingnya menggunakan sebuah helm tersebut.
“Helm sangat penting bagi pengendara roda dua, selain diatur dalam undang – undang lalu lintas, helm sangat berfungsi sebagai pengaman kepala jika sewaktu terjadi musibah kecelakaan,” ungkapnya.
Nazar menambahkan, sejak operasi simpatik ini digelar pihaknya telah melayangkan sebanyak 70 teguran dan 27 kasus penindakan bagi pengendara yang dianggap tidak lengkap. “Selama tiga hari, sudah 70 teguran dan 27 penindakan,” ungkapnya.
Salah seorang pengendara, Wati mengaku senang saat Kasat Lantas Luwu Timur, AKP Nazaruddin memberikan hadiah. “Saya pastinya senang pak, karena lengkap saya diberikan hadiah helm,” ungkapnya kepada media ini.
Menurutnya, setiap bepergian dirinya tidak lupa membawa kelengkapan – kelengkapan kendaraan berupa SIM dan STNK meskipun dirinya hanya mengantar sibuah hatinya kesekolah.
“Saya sudah mengantongi SIM selama empat tahun, tidak ada salahnya pak kita lengkap, terima kasih atas hadiahnya,” ungkap Wati, warga desa Ussu, Kecamatan Malili.





