Nasib naas yang dialami oleh bunga (nama samaran), salah seorang warga Desa Balantang, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, yang berniat menghadiri kegiatan bazaar di daerahnya, Sabtu (06/07/13). Pasalnya, gadis ABG ini nyaris diperkosa oleh seorang pria, yang belakangan diketahui merupakan seorang residivis.
Dari informasi yang dihimpun, awalnya gadis ABG ini di jemput mobil di rumahnya di Desa Balantang oleh tiga orang pria diantaranya, Madi (32), Robi (20), dan Andri ( 20) yang juga pacar bunga sekitar pukul 17.00 wita malam tadi dengan niat menghadiri sebuah Bazaar di Malili.
Sesampai di Bazaar tersebut hanya Andri dan Robi yang turun dari mobil, sementara Madi dan Bunga pergi entah kemana. Namun, dua jam kemudian, warga kemudian menemukan Bunga sudah ditemukan tak sadarkan diri di Jalan By Pass Malili.
Salah seorang warga Balantang, Muksin yang menemukan dan juga kebetulan mengenal korban langsung mengantar gadis tersebut pulang ke rumahnya.
“Pertama kali saya temukan perempuan itu sudah pingsan, saya penasaran dan langsung melihat wajahnya ternyata saya mengenalinya setelah itu saya bawah pulang ke rumahnya, oleh keluarganya kemudian membawa korban ke puskesmas,” ungkap Muksin
Sementara itu, Kapolsek Malili, Kompol Alimuddin yang dikonfirmasi luwuraya.com, Minggu (07/0713) siang tadi membenarkan adanya tersangka kasus percobaan pemerkosaan yang telah diamankan namun tersangka tersebut saat ini sudah diambil alih oleh Mapolres Luwu Timur.
“Tersangka percobaan pemerkosaan diambil alih oleh polres,” ungkap Alimuddin.
Sekedar diketahui, identitas tersangka diketahui, saat korban yang masih trauma dan tidak bisa berbicara itu, menulis nama tersangka yang hampir memperkosanya diatas kertas.
Dalam tulisan Bunga itu, ditulis nama Madi, rekan korban yang mengajaknya jalan-jalan. Warga yang kesal, langsung mencari Madi. Namun sayangnya, warga hanya menemukan Robi dan Andri dan langsung membawanya ke kantor polisi. Beberapa jam kemudian, polisi dari Polsek Malili akhirnya menemukan Madi di rumah keluarganya yang masih di daerah Malili. Madi sendiri diketahui merupakan residivis atas kasus serupa.
Sementara itu, korban hingga saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Malili. Pasalnya, korban mengalami trauma akibat cekikan di leher yang membuat dirinya tidak sadarkan diri. ()
Alpian Alwi





