LUWU TIMUR – Dinas Pertanian dan Katahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur menggelar Temu Wicara Launching Benih Padi dan Penyerahan Bantuan Sektor Pertanian Tahun 2022 di Instalasi Kebun Benih (IKB) di Desa Teromu Kecamatan Mangkutana, Kamis (07/07/2022).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Amrullah Rasyid dalam laporannya mengatakan, Realisasi tanam padi tahun 2021 seluas 49.194 Ha, Luas Panen 48.953 Ha, jumlah produksi 335.545,59 Ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan produktivitas rata-rata mencapai 6,85 Ton/Ha.
Untuk tahun 2022, sambung Amrullah, berdasarkan target kinerja dalam Renstra direncanakan Luas sawah yang ditanami padi sebesar 50.376 Ha, dengan kebutuhan benih sebanyak 1.259.400 kg dengan produksi sebesar 347.983 ton dengan Provitas 7.12 ton/ha.
Masih kata Amrullah, capaian Luas Tanam sampai bulan Juni sebanyak 23.296 Ha, dengan produksi sebesar 128.406 ton. Beberapa upaya yang dilakukan dalam memaksimalkan terget tersebut melalui alokasi bantuian APBD Kab. Luwu Timur antara lain :
1. Pada APBD TA. 2022 di Instalasi Kebun Benih (IKB) Tanaman Pangan untuk produksi benih sebanyak 65 ton dan untuk musim tanam Oktober-Maret produksi sebanyak 30 ton dan digunakan untuk Musim Tanam April-September 2022,
2. Bantuan Alat Panen (Combine Harvester) sebanyak 2 kelompok, masing-masing sebanyak 1 unit (Tahap pengiriman),
3. Pengadaan belerang untuk pengendalian OPT,
4. Bantuan infrastruktur seperti irigasi dan jalan usaha tani.
“Kabupaten Luwu Timur mendapatkan alokasi Bantuan Padi Inhibrida Kegiatan Mandiri Benih Provinsi Sulawesi Selatan seluas 1.000 Ha, jumlah kelompok tani sebanyak 39 kelompok dengan jumlah petani 1.063 orang,” beber Kadis Pertanian.
Terakhir, dihadapan Bupati Luwu Timur, Ia membeberkan bahwa, selain bantuan tersebut diatas, Kabupaten Luwu Timur mendapat bantuan Alokasi benih dari APBN yang terdiri dari :
1. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Tomoni Timur sebanyak 21.100 kg untuk Sawah seluas 2.671 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 104 Kelompok.
2. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Wotu sebanyak 99.625 kg untuk Sawah seluas 3.985 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 145 Kelompok.
3. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Kalaena sebanyak 31.600 kg untuk Sawah seluas 1.264 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 49 Kelompok.
4. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Angkona sebanyak 15.700 kg untuk Sawah seluas 628 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 25 Kelompok.
5. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Tomoni sebanyak 35.325 kg untuk Sawah seluas 1.413 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 45 Kelompok.
6. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Towuti sebanyak 35.750 kg untuk Sawah seluas 1.430 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 61 Kelompok.
7. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Malili sebanyak 10.875 kg untuk Sawah seluas 435 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 17 Kelompok.
8.Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Wasuponda sebanyak 11.400 kg untuk Sawah seluas 456 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 20 Kelompok.
9. Bantuan Padi Inhibrida di Kec. Nuha sebanyak 1.550 kg untuk Sawah seluas 62 Ha, Jumlah kelompok tani sebanyak 3 Kelompok, dan
10. Kegiatan Sarana Pasca panen pada 12 kelompok tani.
Acara tersebut di launching Bupati Luwu Timur, H. Budiman yang juga sekaligus menyerahkan beberapa bantuan di sektor pertanian untuk kelompok tani.
Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andi Makkaraka, Kepala Dinas Dagkoprinum UKM, Senfry Oktavianus, Kepala Dinas PUPR, Syahmuddin, para Camat, para Kepala Desa, Tokoh masyarakat, para pengurus dan anggota kelompok tani, dan jajaran Dinas Pertanian Lutim.





