Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dinkes Luwu Timur Sosialisasi Pengendalian Rabies Dengan Pendekatan One Health
Luwu Timur

Dinkes Luwu Timur Sosialisasi Pengendalian Rabies Dengan Pendekatan One Health

Asdhar
Asdhar
27 June 2019
Share
3 Min Read
SHARE

Penyakit rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit menular yang bersifat zoonotik yaitu dapat ditularkan dari hewan kepada manusia.

Di Luwu Timur, kasus gigitan hewan penular rabies dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, selama periode 2016 hingga Mei 2019 ini, tercatat sebanyak 1.838 kasus gigitan hewan, dengan adanya kasus tersebut, Kabupaten Luwu Timur termasuk daerah yang endemis rabies.

Guna meminimalisir angka korban gigitan hewan penular rabies, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi pengendalian Rabies Terpadu Dengan Pendekatan One Health.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (27/06/2019), dibuka Plt. Asisten Ekbang dan Pengembangan Infrastruktur, H. Budiman, dan dihadiri para kepala Puskesmas dan sejumlah perwakilan OPD terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Luwu Timur, dr. H. April mengatakan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi pengendalian rabies ini adalah agar semua peserta dapat menyebarluaskan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang bahaya penyakit rabies.

Menurutnya, beberapa upaya telah dilakukan oleh pihaknya untuk mengatasi masalah rabies. Dirinya mencontohkan, telah dilakukannya sosialisasi tingkat Puskesmas.

“Dalam mengendalikan penyakit rabies, telah dilakukan sosialisasi kepada Kepala Desa, Kader/Bidan/PKK, kegiatan ini sudah berjalan di 4 Puskesmas dari 17 Puskesmas yang ada di Luwu Timur, terlepas dari upaya tersebut, rabies tetap menjadi perhatian serius di Kabupaten yang membutuhkan upaya terpadu yang lebih intensif,” ujarnya.

Sementara Plt. Asisten Ekbang dan Pengembangan Infrastruktur, H. Budiman, saat membuka kegiatan tersebut berharap agar sosialisasi yang dilaksanakan ini tidak berhenti begitu saja, tetapi menjadi titik awal untuk bersama-sama melaksanakan pengendalian rabies secara terpadu serta melakukan pertemuan-pertemuan lintas sektor untuk mengevaluasi kegiatan pengendalian rabies.

“Saat ini, pengendalian rabies dikenal dengan pendekatan one health yang berarti semua dilakukan dengan kolaborasi berbagai disiplin ilmu untuk mencapai kesehatan yang optimal bagi manusia, hewan dan lingkungan,” ujar H. Budiman.

Ia juga menyampaikan bahwa, komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam upaya pengendalian rabies telah tertuang dalam Perda No. 8 Tahun 2012 tentang Penanggulangan Rabies dan Keputusan Bupati Luwu Timur No. 210/VII/Tahun 2014 tentang Komisi Daerah Pengendalian Rabies Kabupaten Luwu Timur.

“Dengan adanya Perda dan Komda, ini menjadi acuan bersama bagi kita dalam melaksanakan pengendalian rabies kedepannya,” tambah H. Budiman.

Narasumber dalam sosialisasi ini drh. Erwan Trisulistio, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Sungai Amassangan Kian Mengkhawatirkan, Pemkot Palopo Minta BBWS Segera Turun Tangan
Luwu Timur Targetkan Nol Anak Putus Sekolah, Irwan: Dari TK Sampai Kuliah Kami Biayai
Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional
Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Husler Resmikan Masjid Nurul Hasan di Acara Halal Bihalal Warga Perumahan BSP Malili
Next Article Pertama Kalinya, Pemkab Lutim Ikut Kegiatan Bali Beyond Travel Fair
Pendidikan

Luwu Timur Targetkan Nol Anak Putus Sekolah, Irwan: Dari TK Sampai Kuliah Kami Biayai

Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan Luwu Timur menargetkan bebas anak putus sekolah…

7 May 2026
Pendidikan

Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional

Sebanyak 15 guru Bahasa Inggris Luwu Timur disiapkan mengikuti pelatihan profesional di…

7 May 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

6 May 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

6 May 2026
Metro

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

6 May 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 May 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?