Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kleas IIA Palopo, Sri Pamudji menjadi korban saat rusuh terjadi di Lapas yang dipimpinnya. Kepada sejumlah wartawan, Sri Pamudji menjelaskan, peristiwa kekerasan yang dialami bermula saat dirinya bersama KPLP, Luther dan sipir lainnya melakukan inspeksi di sejumlah blok napi.
“Tiba-tiba saya diserang dan dipukul dari belakang, saat itu juga saya langsung jatuh dan pingsan,” kata Sri Pamudji saat dikonfirmasi di rumah dinas Kalapas Palopo.
Tapi menurut Sri, sebelum dirinya pingsan, dia sempat mendengar suara teriakan yang menyebut nama Riti.
“Sumber kerusuhan adalah Riti, dia yang memprofokasi teman-temannya untuk menyerang dan membakar Lapas,” ungkapnya.
Dijelaskan Sri, sebelum kerusuhan terjadi, Riti tergolong narapidana yang susah diatur dan sering melawan petugas Lapas, residivis kasus pencurian ini juga sering didapati berada di blok tahanan perempuan.
“Dugaannya saya dipukul pakai benda tumpul, tapi kepala belakang bagian kanan sobek dan mendapat dua jahitan,” tuturnya.(*)
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

