Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemkab Jayapura Belajar Budidaya Kakao di Lutim
Luwu Timur

Pemkab Jayapura Belajar Budidaya Kakao di Lutim

Asdhar
Asdhar
1 Maret 2015
Share
3 Min Read
SHARE

Pengembangan Budidaya kakao di Kabupaten Luuwu Timur sangat baik. Hal ini terbukti dengan banyaknya daerah yang berkunjung ke daerah ini untuk belajar pengembangan budidaya kakao. Bahkan salah satu negara di Afrika, Pantai Gading juga telah melakukan study kakao di daerah ini.

Seperti, Sabtu (28/02/15) kemarin, 24 petani dan penyuluh yang dikirim Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Cocoa Academy di pusat pengembangan kakao PT Mars Symbioscience di Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Rombongan Pemkab Jayapura ini dipimpin Kadis Pertanian Jayapura, Adolof Yoku, SP dan diterima Asisten Pemerintahan Setdakab Luwu Timur, Syahdin Halun dan Instruktur Peneliti dari PT Mars Symbioscience Indonesia Muhammad Husain Bin Furung.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

“Tanaman kakao ini memang merupakan salah satu komoditi andalan di daerah kami, bahkan telah dikenal hingga ke Afrika. Jadi bukan hanya warga kita saja yang belajar, bahkan dari luar negeri seperti pantai gading juga sudah menimba ilmu ditempat ini,” jelas Syahidin saat menerima kunjungan Pemkab Jayapura.

Ia juga menggambarkan bahwa Luwu Timur memiliki berbagai komoditas unggulan seperti padi, jagung, kakao, lada, kelapa sawit dan komoditas lainnya. Hampir sekitar 80persen masyarakat Luwu Timur bergelut di bidang pertanian.

Oleh karena itu, prioritas pembangunan diarahkan pada penguatan sektor pertanian dalam arti luas dengan visi mewujudkan Kabupaten Luwu Timur sebagai kabupaten Agroindustri 2015.

Kadis Pertanian Jayapura, Adolof Yoku mengatakan peluang untuk mengembangkan komoditas kakao di Kabupaten Jayapura masih sangat besar. Menurutnya peluang ini dapat dilihat dari potensi lahan yang tersedia, kesesuaian agroklimat, SDM Petani dan Aksesibilitas yang terbangun dengan cukup baik. sejalan dengan visi kesejahteraan rakyat yang diusung Pemkab jayapura maka ini dapat diwujudkan dengan mendukung perkebunan kakao rakyat yang berkelanjutan.

Hanya saja, katanya lagi, selama sepuluh tahun terakhir terjadi penurunan produksi kakao yang cukup signifikan. hal ini disebabkan antara lain, rendahnya pegetahuan GAP (good agriculuture praktis) petani kakao, sebagian besar tanaman telah tua, tanaman rusak, penurunan kesebuburan tanah, serangan hama hingga minimnya pendampingan petani.

“Makanya melalui diklat cocoa academy ini, segala permasalahan yang dialami petani dapat ditemukan solusinya, sehingga ketika kembali dikampung halaman dapat membina petani sehingga sektor perkebunan kakao dapat menjadi tulang punggung ekonomi Jayapura,” tutupnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler Buka Gowes Mangkutana 2015
Next Article Jelang P2 Adipura, Camat Malili Fokus Pembinaan Lingkungan di Pasar
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Menilik Kejayaan Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?