Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemkab Lutim Gelar FGD Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Demam Babi Afrika
Luwu Timur

Pemkab Lutim Gelar FGD Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Demam Babi Afrika

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
22 Juni 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Dalam rangka Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit ASF di Wilayah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), maka Pemkab Lutim menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit ASF yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kamis (22/6/2023).

FGD dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Anrika sekaligus Ketua Satgas Pengendalian penyakit African Swine Fever (ASF), juga diikuti oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April, Perwira Penghubung Lutim, Mayor CBA. Bachtiar, Perwakilan Polres Lutim, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan beserta jajaran, dan Perwakilan SKPD terkait.

Hadir dua narasumber pada FGD ini ialah Perencana Ahli Madya Balai Besar Veterines Maros, Drh. Alfinus beserta staf, yang menyampaikan terkait kasus ASF di Lutim dan secara virtual Medik Veteriner Madya, Dinas Peternakan dan Keswan Prov. Sul-Sel, Drh. Wahyuningsih memaparkan terkait Peraturan Pemerintah RI Nomor 47 Tahun 2014 tentang pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Asisten Pemerintahan Kesra mengatakan bahwa, dari 43.079 ribu ekor populasi babi di Lutim dan saat ini jumlah kumulatif populasi babi yang terkena penyakit ASF adalah 39.852 ribu ekor dan tersisa 2.861 ekor babi yang masih hidup.

“Saya berharap, agar seluruh tim satgas yang tergabung dari berbagai stakeholder untuk berkolaborasi dan bekerjasama dalam upaya pengendalian dan Penanggulangan Penyakit ASF di Lutim,” harapnya.

Terkait penetapan kasus keadaan tertentu darurat penyakit ASF di Kabupaten Lutim. Ia mengatakan, penetapan tersebut akan dilakukan setelah ada regulasi dan data pendukung sebelum ditetapkan sebagai wabah.

“Jadi tentu diperlukan perhatian, terutama Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan untuk menyusun narasi teknis terkait persyaratan penetapan wabah didukung data populasi dan nilai kerugian dengan mempedomani regulasi yg ada serta meminta pertimbangan dari Dinas Peternakan Provinsi maupun Kementan RI sebelum menetapkan Penyakit ASF pada babi ini ditetapkan sebagai wabah di Lutim,” jelasnya.

Terakhir, Aini Endis menambahkan, nantinya setelah dilakukan penetapan status keadaan tertentu darurat penyakit ASF, maka juga sekaligus penetapan jangka waktu bagi para peternak untuk mengosongkan atau sterilisasi kandang.

“Sehingga, bagi seluruh peternak tidak diperkenankan untuk memasukkan populasi baru lagi, sampai rentan waktu yang telah ditentukan oleh tim satgas,” tutupnya. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Sungai Amassangan Kian Mengkhawatirkan, Pemkot Palopo Minta BBWS Segera Turun Tangan
Luwu Timur Targetkan Nol Anak Putus Sekolah, Irwan: Dari TK Sampai Kuliah Kami Biayai
Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional
Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Staf Ahli Hukum Harap Stakeholder Terkait Untuk Bersama Menjaga dan Melestarikan Hutan
Next Article Bupati Budiman Lepas Kontingen PGRI Lutim Untuk Ikuti Porseni di Soppeng
Pendidikan

Luwu Timur Targetkan Nol Anak Putus Sekolah, Irwan: Dari TK Sampai Kuliah Kami Biayai

Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan Luwu Timur menargetkan bebas anak putus sekolah…

7 Mei 2026
Pendidikan

Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional

Sebanyak 15 guru Bahasa Inggris Luwu Timur disiapkan mengikuti pelatihan profesional di…

7 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

6 Mei 2026
Metro

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

6 Mei 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?