Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemkab Lutim Rakor Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja Tingkat Kabupaten
Luwu Timur

Pemkab Lutim Rakor Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja Tingkat Kabupaten

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
23 Februari 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Dalam rangka menurunkan prevalensi stunting hingga 14% di tahun 2024, Pemkab Luwu Timur menggelar Rapat koordinasi (Rakor) bersama mitra kerja tingkat kabupaten yang berlangsung, Kamis (23/02/2023), di Gedung Wanita Simpurusiang Malili.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Nursih Hariani didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty, Forkopimda dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel.

Turut hadir para OPD Lingkup Pemkab Lutim, Para Camat se-Lutim, para Kepala Puskesmas, para Koordinator PKB/PLKB, Para Nutrisionis Puskesmas, para Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa se-Lutim, dan TP PKK Lutim.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Asisten Administrasi Umum, Nursih Hariani menyampaikan bahwa, pemerintah daerah sangat serius dalam mengupayakan penurunan stunting.

“Target kita sangat jelas, yaitu ingin menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada Tahun 2024. Dimana prevelensi stunting Lutim berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 yaitu 22,6 persen,” jelasnya.

Menurutnya, percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua upaya advokasi komitmen pemerintah daerah diupayakan dilakukan dengan optimal.

“Kolaborasi kerja berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program hingga ke tingkat desa/kelurahan dalam rangka penurunan anak dengan kategori stunting,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, upaya penurunan stunting di Lutim ini, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu lembaga atau pemerintah saja. Melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak, baik akademisi media, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan mitra pembangunan.

“Keterlibatan dan kerja kolaboratif di seluruh tingkat pemerintah sangat penting untuk mengawal konvergensi program atau kegiatan dalam upaya mencapai target penurunan stunting,” tandasnya.

Sementara itu, dalam paparannya, Ketua TP PKK Lutim sekaligus Wakil Ketua II TPPS menjelaskan, stunting itu bukan orang sakit dan juga penyakit. Namun anak yang terlihat sehat tetapi mengalami kelainan pada perkembangan otot dan otaknya.

“Oleh karena itu, jadi penanganan stunting itu bukan hanya tugas BKKBN dan Dinkes saja. Tentunya kolaborasi antara OPD itu sangat diperlukan,” jelasnya.

Hal yang paling penting, kata Sufriaty, ialah baik Camat maupun kepala desa agar melakukan pendataan dengan baik. Sehingga data yang dihasilkan pun akurat dan valid.

“Selain itu, saya mengimbau seluruh aparat desa dan para kader PKK dan Posyandu untuk melakukan silaturahmi dengan mendatangi masyarakat dan memberikan edukasi agar mencegah terjadinya pernikahan dini bagi anak mereka,” tandasnya.

Terakhir, ia mengajak seluruh stakeholder terkait, untuk berkolaborasi dan sama-sama bekerja dalam percepatan penurunan stunting di Lutim.

“Semoga apa yang kita harapkan bersama-sama bisa kita lakukan sesuai dengan kerja-kerja ikhlas yang akan kita lakukan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Silaturahmi Dengan Tim Akreditasi Rumah Sakit, Ini Harapan Bupati Luwu Timur
Next Article Ketua Tim Surveior KARS Puji Simulasi “Code Red” dan “Code Blue” RSUD I Lagaligo
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?