Polisi Kejar Pelaku Penikaman di Warung Ballo

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Salah seorang warga Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur, Aco (30) meninggal dunia akibat ditikam oleh salah seorang warga Towuti di sebuah Warung Ballo kelompok tiga, Desa Wawondula, Kamis (09/01/14) sekitar pukul 21.00 wita malam lalu.

Informasi yang dihimpun, penikaman ini berawal di sebuah Warung Ballo Kelompok tiga di Desa Wawondula dimana korban (Aco) berniat untuk minum Ballo. Namun setelah korban tiba di Warung, dirinya melihat pengunjung Warung berkelahi dan dirinya langsung melerai perkelahian tersebut. Tiba-tiba salah seorang pengunjung menikam perut korban hingga terjatuh.

Melihat korban terluka, Pengunjung dan rekan korban langsung membawanya ke Puskesmas terdekat namun pihak puskesmas tidak mampu menangani korban dan langsung merujuk ke Rumah Sakit PT Inco dikarenakan Badik masih tertancap di perut korban.

Sementara pihak Rumah Sakit PT Inco pun juga tidak mampu menangani korban sehingga pihak keluarga berkesimpulan merujuk korban ke Wahidin Makassar. Sayangnya, di Rumah Sakit Wahidin korban tak dapat lagi tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Towuti, AKP Imam Bukhori yang ditemui diruang kerjanya, Sabtu (18/01/14) sore tadi membenarkan adanya penikaman disebuah Warung Ballo Desa Wawondula. Menurutnya, pihak Polsek Towuti terus mengejar tersangka penikaman yang diketahui warga Kampung Baru Pekaloa Kecamatan Towuti berinisal IS.

“Kami sudah mengamankan satu orang rekan pelaku penikaman yakni Eben. Si Eben diketahui sebagai penyedia Badik untuk digunakan pelaku,” ungkap Imam.

Menurutnya, dirinya juga sudah mendatangi keluarga pelaku secara kekeluargaan agar pihak keluarga dapat menyerahkan pelaku ke polisi. Namun pelaku belum pernah balik ke rumah setelah insiden penikaman terjadi.

“Keluarga korban sudah pasrah dan menyerahkan sepenuhnya ke pihak yang berwajib,” ungkap Imam. (*)

 

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser