Seorang pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Bua, Rahmat, menjadi korban pengeroyokan dan penikaman oleh sekelompok remaja, saat dirinya tengah pulang dari sekolah. Belum diketahui apa motif dari pengeroyokan ini.
Informasi yang dihimpun, Rahmat tiba-tiba dihadang dan dikeroyok oleh sekelompok remaja yang berjumlah belasan orang tepat di depan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bua, Kecamatan Bua. Saat itu Rahmat sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya dari sekolah.
Akibat pengeroyokan ini, Rahmat menderita luka tusuk di bagian wajah dan belakang kepala, dan menyebabkan tubuhnya berlumuran darah. Warga yang berada di sekitar tempat kejadian langsung menolong korban dan membawanya ke Puskesmas Bua.
Ibu korban, Hasdiana mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian yang menimpa anaknya setelah mendapat informasi dari teman korban. “Saya datang ke puskesmas, sudah ada anak saya terbaring di sini, katanya dikeroyok di depan madrasah, tapi saya tidak tahu siapa yang melakukannya,” ujar Hasdiana.
Sementara pihak Puskesmas Bua, dr Bunadi mengatakan korban menderita luka tusuk bagian belakang kepala dan wajah. Pada bagian belakang kepala terdapat keretakan pada tengkorak kepala sehingga korban harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Kapolres Luwu, AKBP Alan G Abast mengatakan hingga kini pihaknya telah menangkap dua orang pelaku pengeroyokan dan penikaman tersebut. Dari keterangan dua pelaku yang telah diamankan, pihaknya kini tengah mengejar 11 pelaku lainnya.
“Untuk sementara motifnya adalah perkelahian pelajar, namun dengan jumlah yang tidak imbang. Kami sementara mengejar pelaku lainnya,” ujar Alan.





