Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DPRD Palopo Hearing Sekkot, Demonstran Nyaris Bentrok
Metro

DPRD Palopo Hearing Sekkot, Demonstran Nyaris Bentrok

Redaksi
Redaksi Published 21 Juni 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Sesuai janji DPRD Kota Palopo untuk menghearing Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), terkait keluhan sejumlah PNS  atas mutasi yang di lakukan Wali Kota Palopo 5 Juni 2013 lalu, hari ini Jumat (21/6/13), pertemuan tersebut digelar dengan dihadiri langsung Sekkot Palopo, Syamrul Rijal Syam.

Sayangnya, pertemuan itu juga dihiasi dengan aksi demonstrasi dari warga yang mengatas namakan dirinya Aliansi Masyarakat Peduli Kota Palopo (AMPO) dan nyaris Bentrok dengan warga di depan Gedung DPRD Palopo.

Pantauan luwuraya.com, Syamsul hadir di gedung DPRD Palopo sekitar pukul 14.15 wita bertepatan dengan demonstrasi yang digelar oleh AMPO. Disaat Syamsul akan memasuki ruang sidang, sempat diteriaki oleh demonstran “Sekkot Bawa Preman.”

Saat itulah, salah seorang pendemo, Yunus dari LSM LPPNRI sempat adu mulut dan nyaris adu jotos dengan seorang warga yang juga hadir di DPRD Palopo, beruntun Polisi dengan cepat mengamankan, kondisi ini membuat sejumlah demontran dan pengunjung sempat tegang.

Yunus saat ditemui mengatakan bahwa Sekkot telah menggunakan premanisme untuk menjaga dirinya.

“Sekkot palopo menggunakan preman untuk menakut-nakuti adik-adik mahasiswa agar menutupi semua kasusnya dan kebejatannya dibalik mutasi PNS beberapa waktu lalu, hal ini dilakukan untuk menekan gerakan mahasiswa saat ini,” ujarnya.

Pantauan luwuraya.com kondisi gedung DPRD Palopo dijaga ketat oleh satuan Kepolisian Resor Kota Palopo dan Satpol PP.

Amran Amir

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

Samsat Lutim Butuh 800 Plat

Jasa Raharja Sosialisasi Pentingnya AKDP

Randis Wali Kota Palopo Mulai Ditenderkan

Pemeran Video Mesum Diamankan Polisi

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Diduga Selewengkan Pajak, Sekdes Bahari Diperiksa Besok
Next Article Aduh, Bantuan Rp 1,9 Miliar Mengalir ke Kelompok Tani Fiktif

You Might Also Like

Metro

Musibah Tanah Longsor Maliwowo Banjir Bantuan Sosial. Andi Hatta : Ini Keluarga Saya!!!

14 Mei 2017
Metro

Polres Lutim Siapkan Lima Posko Mudik Lebaran

10 Juli 2015
Metro

Tidak Lulus UN, Silahkan Ikut Ujian Paket C

24 Mei 2013
Metro

Supir Angkutan di Palopo Tuntut Penghapusan Pungli

19 November 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?