Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Jumlah Pegawai 330 Orang, Kadis Mengaku Hanya Butuh 100 Orang
Metro

Jumlah Pegawai 330 Orang, Kadis Mengaku Hanya Butuh 100 Orang

Redaksi
Redaksi Published 9 Juli 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Membengkaknya jumlah pegawai dilingkup Dinas Pendapatan, Pengelolaan, keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palopo dinilai cukup memberatkan keuangan di instansi tersebut. Pasalnya, keberadaan pegawai yang melebihi jumlah ideal itu, tentunya akan menguras belanja langsung dinas.

Kepada DPPKAD Palopo, Munasirah menyebutkan jumlah pegawai yang berada dilingkup DPPKAD Palopo, mencapai 330 orang yang terdiri dari 134 orang PNS, sementara sisanya merupakan tenaga honorer dan Sukarela.

Menurutnya, kebutuhan ideal pegawai di DPPKAD Palopo sebenarnya hanya mencapai 70 hingga 100 orang pegawai saja. “Kita hanya membutuhkan tenaga pegawai sekitar 70 orang, dan jika ditambah dengan petugas di lapangan, maka bisa mencapai 100 orang totalnya,” ujar Munasirah.

Baca Juga

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Menurutnya, keberadaan pegawai yang kelebihan muatan ini, dinilainya sangat membebani belanja langsung instansi yang dipimpinnya. “Mereka bekerja disini, tentu saja menjadi kewajiban kami untuk membayar honor mereka, namun untuk tenaga honorer dan sukarela, honor mereka diambil dari kegiatan dinas dalam bentuk upah jasa,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin berjanji akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan pegawai, termasuk kinerja masing-masing pegawai. “Untuk itu, saya meminta data absensi pegawai di DPPKAD Palopo, seluruhnya termasuk PNS, honorer, maupun sukarela, untuk kita evaluasi keberadaan mereka, jika malas, akan kita keluarkan sanksi tegas,” ujarnya.

Akhmad bahkan menyebutkan, jika DPPKAD Palopo termasuk SKPD dengan jumlah pegawai paling besar dibanding dinas-dinas lainnya di lingkup Pemerintah Kota Palopo.

Asdhar

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

Gratis dan Lengkap, Rumah Singgah Lutim Ringankan Beban Keluarga Pasien

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Jumlah Pegawai di DPPKAD Palopo ‘Bengkak’, Wawali Janji Lakukan Evaluasi
Next Article Gaji ke-13 PNS Lutim Habiskan Rp13,1 Miliar

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Kurangi Penumpukan Pasien, RSUD I Lagaligo Operasikan IGD Modern

15 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
Metro

RSUD I Lagaligo Target Pertahankan Akreditasi Paripurna Jelang Penilaian 2027

6 April 2026
1
Opini

Tambang Emas Latimojong: Antara Harapan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan

1 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?