Empat orang korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang dirawat di RS Atmedika, diduga akibat membawa kendaraan dalam kondisi mabuk. Hal ini berdasarkan pengakuan perawat Atmedika yang menyebutkan jika para korban laka lantas berbau minuman keras saat dirawat.
“Rata-rata mabuk, karena bau minuman (keras) saat mereka masuk ke sini,” ujar salah seorang perawat.
Hingga malam ini, tercatat sebanyak empat orang korban laka lantas yang dirawat di RS Atmedika Palopo. Kecelakaan terjadi pada malam perayaan pergantian tahun baru 2014. Bahkan, satu orang korban lakalantas, Alpian, dilaporkan masih dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.(*)





