Sejak Januari 2014 bencana kebakaran di wilayah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mencapai 28 kasus kebakaran. Hal ini disampaikan, Eviana, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara.
Kepada awak media, Eviana mengaku jika kasus kebakaran ini di dominasi terjadi pada wilayah pemukiman warga dengan penyebab antara lain hubungan arus pendek listrik dan kebakatan api dapur. Banyaknya kebakaran tersebut membuat pihak BPBD kesulitan dalam menjinakkan api disebabkan karena minimnya mobil pemadam kebakaran (Damkar).
“Kita kesulitan dalam memadamkan api, jika kebakaran terjadi secara bersamaan maka pastinya kita juga sangat kesulitan dimana daerah yang kita dahului karena minimnya Damkar apalagi kalau kejadiannya pada daerah pelosok,” ungkap Evi.
Menurutnya, setiap tahun dirinya telah mengusulkan pengadaan Damkar ini melalui tim anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) namun hingga saat ini usulan tersebut belum juga terpenuhi.
“Setiap tahun kita mengusulkan melalui tim anggaran Pemda, agar dilakukan pengadaan damkar namun hingga saat ini belum di penuhi karena keterbatasan anggaran,” ungkap Evi. (*)




