Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kemah Budaya Pramuka Lestarikan Permainan Tradisional
Luwu Timur

Kemah Budaya Pramuka Lestarikan Permainan Tradisional

Redaksi
Redaksi Published 12 November 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Untuk melestarikan permainan tradisional yang sudah ada sejak zaman nenek moyang, gerakan pramuka kwartir cabang Luwu Timur menggelar kemah seni dan budaya yang berlangsung di Lapangan Trans Puncak Indah Malili, Selasa (11/11).

Kemah seni budaya ini di ikuti 25 Gugus Depan (Gudep) khusus sekolah menengah pertama (SMP) se-Luwu Timur. Beberapa kegiatan yang dilombakan diantaranya lomba engran, bakiak, cukke, hampal, moriringgo, vokal grup, cerita rakyat (dongeng), pawai baju tradisional dsb.

Ketua Panitia Pelaksana, Bakara mengatakan permainan tradisonal ini perlu dilestarikan, agar tidak hilang tergerus zaman. “Kemah seni dan budaya ini dilakukan, tujuannya agar permainan tradisional tetap dapat dinikmati anak-anak masa kini,” jelasnya.

Baca Juga

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Senada dengan Panitia, Wakil Bupati Luwu Timur, Thorig Husler mengatakan melalui kegiatan kepramukaan ini diharapkan dapat mendorong pelestarian dan pengembangan budaya daerah.

Salah satunya, permainan tradisional bermanfaat untuk melatih kreatifitas anak. Dimana, biasanya alat permainan yang digunakan berupa barang atau tumbuhan yang ada di sekitar pemain. Hal itu mendorong mereka untuk lebih kreatif menciptakan alat-alat permainan.

“Hasil dari kemah lomba ini, para pramuka ini nantinya akan semakin kreatif dan diharapkan dapat kembali di masyarakatkan permainan ini,” jelas Husler yang juga Ketua Kwarcab Luwu Timur.

Sekedar diketahui, kegiatan kemah seni dan budaya ini dimulai sejak Sabtu pekan lalu, 8 Nopember dan berakhir hari ini, Selasa 11 Nopember. Juara umum PA (Putra) diraih SMP 1 Malili dan Juara PI (Putri) diraih SMP 3 Burau.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article ACC Desak Polres Lutim Tuntaskan Kasus Proyek PDAM Malili
Next Article HUT Korpri, PGRI Akan Diisi Berbagai Lomba

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

17 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
Ekonomi

Camat Tomoni Timur Dampingi BUMDes dan BUMDesma Input Data Pemeringkatan Nasional

11 April 2026
Pendidikan

SMPN 1 Mangkutana Siapkan Atlet Terbaik Hadapi O2SN

10 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?