Untuk memberikan pembekalan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengenai aturan, tanggung jawab serta tekad untuk bekerja secara profesional ditempat tugas masing masing, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKKPD) menggelar Orientasi Kantor kepada Calon Pegawai Negeri Sipil yang lulus pada Formasi Umum Tahun 2014.
Pelaksanaan orientasi dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Luwu Timur HM. Thoriq Husler di Aula Kantor BKPPD Kabupaten Luwu Timur, Senin (20/04/15). Pembukaan tersebut ditandai dengan pemasangan kartu tanda peserta kepada 3 orang perwakilan peserta disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur Amran Syam, Kepala BKPPD Luwu Timur Noviya Syahriani Syam serta beberapa Kepala SKPD lingkup Kabupaten Luwu Timur.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Aparatur dan Diklat Alimuddin menjelaskan bahwa kegiatan orientasi kantor bagi CPNS berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan jabatan PNS serta Persetujuan Bupati Luwu Timur Nomor 893.1/01/ND/BKPPD tanggal 06 Februari 2015 prihal Persetujuan Pelaksanaan Orientasi Kantor.
Orientasi yang melibatkan peserta sebanyak 91 orang dengan rincian peserta meliputi tenaga Pendidikan berjumlah 33 orang, tenaga Kesehatan 31 orang, dan tenaga Teknis berjumlah 27 orang. Ke 91 CPNSD ini nantinya akan mengikuti orientasi selama tujuh (6) hari mulai dari tanggal 20 hingga 25 April 2015
Dikatakannya, dalam masa orientasi ini ada dua metode yang diterapkan yakni metode pembelajaran dalam ruangan dan luar ruangan, Kegiatan dalam ruangan meliputi ceramah umum, diskusi dan tanya jawab sedangkan luar ruangan meliputi praktek baris berbaris, tata upacara sipil, long march serta Out Bount atau kepemimpinan dialam terbuka.
Adapun tenaga pengajar/instruktur pada orientasi ini selain dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah juga pejabat Eselon II dan III Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Sementara Wakil Bupati Luwu Timur HM. Thoriq Husler mengatakan bahwa pemberian orientasi dan pembekalan merupakan upaya untuk menciptakan aparatur yang handal dan professional terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sehingga diharapkan pasca orientasi ini, memberikan kontribusi yang lebih besar bagi percepatan pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Luwu Timur kedepan.
Olehnya itu, Wakil Bupati mengharapkan kepada CPNS agar dalam masa orientasi pengenalan tugas ini tidak menganggap sebatas acara seremonial belaka akan tetapi sebagai langkah awal untuk mengenalkan tugas-tugas yang dilakukan di Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur.
“Dengan adanya bekal yang diberikan masa orientasi ini diharapkan kita dapat bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku, olehnya itu manfaatkan masa orientasi ini untuk mengenal dengan baik lingkungan kerja saudara nantinya,” Ujar Husler.
Lebih rinci Wakil Bupati memaparkan bahwa orientasi kantor merupakan salah satu syarat bagi CPNS untuk menjadi PNS. Untuk itu, saat mengikuti orientasi CPNS dituntut untuk memperhatikan kedisiplinan, penguasan materi dan kerjasama dengan disiplin.
CPNS diharapkan terbiasa menjunjung tinggi aturan dan tata tertib, yang akan ditauladani bagi masyarakat serta melatih kepribadian dan sikap mental dalam kesempatan tersebut.
Husler menekankan agar para CPNS yang baru lulus menghilangkan niat menjadikan kelulusan di Luwu Timur hanya sebagai batu loncatan untuk kembali ke daerah asalnya.
“Anda telah menentukan pilihan menjadi seorang PNS di Luwu Timur, olehnya itu segala aturan-aturan yang berlaku wajib anda penuhi termasuk menjalankan tugas dan tanggungjawab anda sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada saudara,” tutup Husler.




