Hari pertama usai libur lebaran Idul Fitri 1436 H, Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur langsung melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung di halaman kantor Bupati, Rabu (22/7/15) hari ini.
Usai upacara itu, langsung dilanjutkan dengan halal bi halal dan foto bersama Bupati, H Andi Hatta Marakarma dengan seluruh PNS.
Dalam kesempatan itu, Andi Hatta Marakarma menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur atas dukungannya selama 12 tahun memimpin Kabupaten Luwu Timur.
Ia memberikan apresiasi kepada mereka (PNS) yang tidak menambah libur. Menurutnya, upacara ini bukanlah inspeksi mendadak (sidak) tapi lebih kepada menggugah kesadaran kita sebagai aparatur yang memang harus bertanggung jawab, disiplin dan profesional.
Bupati juga memberikan penghargaan atau apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran aparatur di lingkup Pemkab Luwu Timur atas pencapaian prestasi selama ini.
“Banyak prestasi telah kita raih. Salah satunya opini WTP yang kita raih beberapa waktu lalu. Tentu prestasi yang telah kita capai ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan dari seluruh aparatur Pemkab Luwu Timur, baik itu dari staf hingga pimpinan tertinggi,” jelasnya.
Ia juga berharap pencapaian prestasi ini, harus menjadi sebuah motivasi bagi semua pihak untuk meningkatkan kinerja dan prestasi menjadi lebih baik lagi pada tahun-tahun mendatang.
Terakhir, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin daerah ini ada kebijakannya yang mungkin tidak sejalan dengan apa yang diharapkan.
“Saya akui, hingga saat ini masih banyak kekurangan selama memimpin daerah ini, akan tetapi tentu juga sudah banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat Luwu Timur, meski belum sepenuhnya,” tandasnya.
Mudah-mudahan, katanya lagi, kedepannya dibawah pemimpin yang baru akan bisa melanjutkan program yang sudah baik dan membenahi program masih belum selesai.
Bupati dua periode ini juga mengingatkan agar tetap menjaga kebersamaan. Apalagi jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember mendatang.
“Meski berbeda pilihan, Jangan mudah terpecah belah, waspadai pihak-pihak yang hanya akan merusak kedamaian di daerah kita. Kita sudah punya pengalaman dalam beberapa kali pemilihan. Kondisi damai ini harus tetap kita kedepankan,” kuncinya.




