Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur melalui komisi I menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) diruang Badan Anggaran (Banggar), Selasa (24/5/16).
RDP tersebut terkait adanya aspirasi masyarakat dari wilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia tentang penerimaan siswa baru di Yayasan Pendidikan Soroako (YPS).
Koordinator Aspirasi, Artur berharap agar para anak – anak juga dapat melanjutkan sekolah di YPS dengan mengikuti seluruh prosesur dari pihak yayasan.
“Kami berharap DPRD dapat memfasilitasi ini agar yayasan mau menerima anak sesuai persyaratan,” ungkap Artur.
Wakil ketua komisi I DPRD Luwu Timur, Herdinang mengaku kalau kejadian ini pernah terjadi dua tahun lalu. Waktu itu ruang kelas sempit sementara jumlah siswa membludak sehingga diharapkan pihak PT Vale dapat membangun sekolah mitra dengan kualitas yang sama.
“Kami merasa di tipu dgn Vale karena sekolah mitra tersebut tidak terbangun. Rencananya sekolah mitra itu dapat mengakomudir, Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya aspirasi masyarakat ini, DPRD akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak PT Vale Indonesia.
“Kita akan memanggil PT Vale untuk mempertanyakan kewajibannya, itu merupakan kewajiban Vale untuk menyediakan sekolah dari SD hingga SMA bagi keluarga karyawan PT Vale,” ungkapnya.




