Yayasan Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (YLP2EM) sebagai Lembaga Konsorsium Cinta Lingkungan (KCL) menggelar sosialisasi program pengembangan sumber daya alam berbasis masyarakat (PSDABM) berupa Optimalisasi Produksi Pertanian Sawah Tadah Hujan dan Pertanian Ramah Lingkungan/Organik yang direncanakan akan berlangsung di dua desa yakni desa Manurung dan Tarabbi Kecamatan Malili.
Sosialisasi program tersebut dibuka Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler diikuti tim Konsorsium Cinta Lingkungan (KCL) Kab Luwu Timur, Petani/Kelompok tani, Pemerintah Desa Manurung dan Tarabbi, dan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Desa Manurung dan Tarabbi. Dalam acara tersebut Bupati juga melakukan penandatangan pernyataan dukungan program disaksikan langsung Direktur YLP2EM,Ibrahim Fattah di aula sasana praja Kantor Bupati, Selasa (25/10/2016).
Direktur YLP2EM, Ibrahim Fattah menjelaskan program PSDABM ini didanai penuh oleh MCA Indonesia. Program yang diimplementasikan berupa Optimalisasi Produksi Pertanian Sawah Tadah Hujan dengan Dukungan Ketersediaan Air dan Pertanian Ramah Lingkungan/Organik yang berlangsung dari bulan Juli 2016 hingga Desember 2017 yang terdiri dari Pembangunan Jaringan Irigasi, Penerapan Pertanian Organik, Peningkatan kapasitas Petani, rehabilitasi bantaran Sungai Cerekang dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BumDes).
Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kualitas dan pola produksi pertanian yang organic. Namun, tujuan tersebut tidak akan tercapai tanpa kerja sama yang baik oleh pihak konsorsium, pemerintah daerah dan unsur masyarakat setempat, “jelas Fattah.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengatakan program dukungan pada sektor pertanian khususnya pertanian ramah lingkungan atau organik tentu sangat membantu pemerintah. Apalagai sektor pertanian memang menjadi sektor andalan yang terus dikembangkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“program ini sangat membantu pemerintah dalam rangka tercapainya Program Pemerintah Kabupaten yang tertuang dalam RPJMD di sektor Pertanian yaitu program pertanian organik” tutupnya.




