Anggota Komisi tiga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Andi Endy B Shin Go meninjau langsung proses penyeberangan warga di danau Matano, kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur.
Peninjauan itu dilakukan dari rute desa Soroako menuju desa Nuha dengan menggunakan kapal motor yang akrab disebut warga raft. Menurut legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, dirinya menemukan sejumlah penumpang yang tidak menggunakan pelampung.
Bahkan, kata Endy, awak kapal juga tidak menghiraukan atau menegur para penumpang. “Pelampung juga tidak diperlihatkan sehingga penumpang yang tidak paham tentunya tidak meminta kepada operator raft,” ungkap Endy.
Dirinya pun berharap agar dilakukan uji kelayakan kualitas raft secara berkala sesuai dengan standar baku yang ada. Hal itu dilakukan untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan oleh penumpang, begitu juga awak kapal.
“Kapal atau raft yang dianggap kurang memenuhi standar keselamatan agar tidak mengambil penumpang atas pertimbangan keselamatan,” ungkap Endy.




