Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Terkait RAPBD 2019, DPRD Luwu Timur dan OPD Tinjau Lokasi
DPRD Luwu Timur

Terkait RAPBD 2019, DPRD Luwu Timur dan OPD Tinjau Lokasi

Redaksi
Redaksi Published 30 Oktober 2018
Share
2 Min Read
SHARE

DPRD Luwu Timur melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam daerah terkait Ranperda APBD TA 2019. Kunker dibagi menjadi 4 wilayah sesuai daerah pemilihan.

Untuk daerah Kecamatan Malili, Rombongan yang dipimpin Anggota DPRD Hj. Harisah Suharjo, sebelumnya meminta penjelasan beberapa item kegiatan dari OPD Pemkab Luwu Timur terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengenai lokasi dan diskripsi kegiatan fisik yang akan dilaksanakan tahun anggaran 2019 mendatang.

“Dinas PUPR memiliki kegiatan dengan anggaran terbanyak pada tahun depan, dan juga memiliki kegiatan-kegiatan yang urgent menjadi prioritas infrastruktur dalam pengembangan daerah,” jelas Harisah di Aula Kantor Camat Malili. Selasa (30/10).

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Berlanjut kunker ke beberapa lokasi. Kegiatan Fisik yang bersumber pada dana DAK pun tak luput dari pengawasan. Harisah berpendapat kegiatan fisik haruslah lebih mementingkan azas manfaatnya, terlebih lagi hal tersebut demi kepentingan umum.

“Contohnya dalam jaringan irigasi, haruslah diperhatikan hulunya terlebih dahulu apa sudah dibendung atau belum, karena tujuannya adalah persiapan pengairan pertanian pada musim kemarau,” papar Harisah.

Anggota DPRD Najamuddin juga menyoroti kegiatan fisik yang bersifat urgent, seperti beberapa plat duicker yang ambruk di jalan manurung – lakawali membutuhkan perhatian. Menurutnya jika tidak segera ditangani akan berdampak pada putusnya akses warga ke Angkona.

Selain Hj. Harisah Suharjo dan Najamuddin, juga hadir Anggota DPRD KH. Suardi Ismail, beberapa PPK dari Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, dan OPD lainnya lingkup Pemkab Luwu Timur.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler Tinjau Proyek Penimbunan Lahan Terminal Malili
Next Article Petani di Lamasi Namakan Bibit Padi Ini “PELDA Suharman”

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

17 April 2026
Metro

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

17 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
Ekonomi

Camat Tomoni Timur Dampingi BUMDes dan BUMDesma Input Data Pemeringkatan Nasional

11 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?