LUWU TIMUR – Juru Bicara Fraksi PAN, Andi Surono saat membacakan Pendapat Akhirnya pada Sidang Paripurna DPRD Lutim, Kamis (14/07/2022), dengan agenda Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2021 mengaku Sepakat terhadap jawaban Bupati Luwu Timur yang disampaikan dalam Paripurna sebelumnya tentang Rancangan Perda PertanggungJawaban Pelaksanaan APBD Luwu Timur Tahun Anggaran 2021.
“Fraksi PAN menilai bahwa oelaksanaan ProaramProaram ditahun sebelumnya memberikan sejumlah penghargaan menjadi bukti nyata prestasi dan kerja tuntas pemerintah Daerah yang patut diberi apresiasi bersama, sempurnanya sebuah program itu tentunya lahir karena spirit kebersamaan dan kolaborasi,” ujar Andi Surono.
Lanjut, Andi Surono memberi saran dan masukan serta sejumlah catatan dalam Rancangan Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Luwu Timur T.A 2021.
1. Mengingat banyaknya infrastruktur yang sangat membutuhkan support anggaran untuk menjadi perhatian kita semua dalam penganggaran tahun berikutnya.
2. Masih banyaknya sekolah-sekolah yang kekurangan RKB dan mengalami kerusakan berat dan sedang tentunya juga membutuhkan perhatian yang serius dalam pengalokasian anggaran ditahun berikutnya.
3. Terkait Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2021 target sebesar Rp. 301.854.473.673.00 dan tereallsasi sebesar Rp. 305.929.495.676,52 atau 101,35%, tentu hal ini telah menggambarkan hasll capalan program terpadu antar OPD dengan tujuan percepatan optimalisasi potensi dalam meningkatkan PAD secara signifikan. Dalam hal ini Fraksi PAN mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan aset-aset yang tersebar dibeberapa OPD, kami melihat potensi pemanfaatan aset ini juga menjadi peluang untuk peningkatan sumber pendapatan daerah.
4. Fraksi PAN mengingatkan kembali kepada pemerintah daerah untuk senantiasa memperhatikan porsi belanja modal dalam penyusunan rencana APBD, sehingga Orientasi belanja untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas dan langsung dirasakan oleh Masyarakat kabupaten Luwu Timur seperti bantuan alat pertanian dan perkebunan.
5. Setelah melihat kondisi realitas dimasyarakat untuk menjadi perhatian, fraksi PAN menilai masih tingginya tingkat kematian ibu dan anak, hal ini membutuhkan perbaikan dalam peningkatan SDM tentunya didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. (*)




