Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » TP PKK Lutim Kerjasama Dinsos P3A Gencar Sosialisasi Perkawinan Usia Anak
Luwu Timur

TP PKK Lutim Kerjasama Dinsos P3A Gencar Sosialisasi Perkawinan Usia Anak

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
5 August 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) kabupaten Luwu Timur gencar menggelar sosialisasi perkawinan usia anak.

Hari ini, Sabtu (05/08/2023), sosialisasi terkait kegiatan yang sama kembali digelar di Aula Kecamatan Wotu dan Aula Kecamatan Tomoni, yang dihadiri langsung ketua TP PKK Kab. Lutim, Hj. Sufriaty Budiman didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Lutim diwakili oleh Kepala Bidang PPA, Hj. Juleha Talib dan ketua Pokja I TP-PKK Lutim, Halija Syahmuddin.

Pada kesempatan ini, Hj. Sufriaty, mengungkapkan bahwa, sosialisasi ini salah satu wujud kepedulian Pemkab Lutim terhadap perkawinan usia anak yang marak terjadi di masyarakat dan menjadi akar permasalahan di generasi penerus bangsa.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

“Permasalahan ini terjadi semua berawal dari perkawinan usia anak seperti kasus stunting, putus sekolah dan kenakalan remaja. Hal ini sudah menjadi pekerjaan rumah untuk kita semua yang hadir dalam sosialisasi ini agar terus menyuarakan bahaya perkawinan usia anak di daerah masing-masing,” jelas Sufriaty.

Ia juga mengharapkan agar perangkat desa dan penggerak TP-PKK desa yang menjadi ujung hulu dapat mensupport kegiatan ini.

“Bapak dan ibu kepala desa yang hadir dalam sosialisasi ini diharapkan dapat mensupport apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya perkawinan usia anak sebagai tindak lanjut dari kegiatan TP-PKK yang ada di wilayah kita masing-masing sehingga masyarakat desa yang ada di pelosok bisa mendapatkan edukasi tentang bahaya perkawinan usia anak,” imbuh Sufriaty.

Sementara Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Luwu Timur sekaligus pemateri, Mukti Hasan, S.Sy., M.Ag., menegaskan, jika ada oknum pejabat daerah yang ikut terlibat dalam proses perkawinan usia anak di daerahnya akan dikenakan sanksi pidana.

“Kami berpesan kepada para hadirin terlebih pemerintah daerah dan perangkat desa untuk berhati-hati dalam hal mendukung proses pelaksanaan perkawinan usia anak ini karena ada pasal pidana yang akan dikenakan jika terbukti terlibat dalam hal tersebut. Bentuk dukungan itu seperti menghadiri pernikahan, menyewakan kursi tenda, menandatangani surat-surat pengajuan permohonan nikah serta menjadi saksi dalam pernikahan tersebut,” tandas Mufti.

Turut hadir Camat Wotu, Iskandar Muda, Camat Tomoni, Catur Dyan Sintawati, Perwakilan kepala desa se-Kecamatan Wotu dan kepala desa se Kecamatan Tomoni, Ketua TP-PKK Kecamatan Wotu beserta Anggota TP-PKK desa se Kecamatan Wotu, dan Ketua TP-PKK Kecamatan Tomoni beserta Anggota TP PKK desa se-Kecamatan Tomoni. (res/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional
Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemkab Lutim Kembali Gelar Pertemuan Terkait Penyelesaian Lahan Old Camp
Next Article Budiman Pimpin Apel Besar Hari Pramuka dan Lepas Kontingen Rainas XII ke Cibubur Jakarta
Pendidikan

Guru Bahasa Inggris Akan Dilatih di Luar Negeri, Target Cetak Trainer Internasional

Sebanyak 15 guru Bahasa Inggris Luwu Timur disiapkan mengikuti pelatihan profesional di…

7 May 2026
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 May 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

6 May 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 May 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 May 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 May 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?