Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Usman : Limbah Cair PT Vale Diatas Ambang Batas
DPRD Luwu Timur

Usman : Limbah Cair PT Vale Diatas Ambang Batas

Asdhar
Asdhar
27 Januari 2015
Share
4 Min Read
SHARE

Ketua komisi tiga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Usman Sadik mengakui jika limbah cair PT Vale Indonesia yang mengarah ke danau Mahalona telah diatas ambang batas.

Sejak periode lalu, kata mantan legislator Partai golkar ini, dirinya pernah melakukan peninjauan lapangan dan pengambilan sampel bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait limbah cair tersebut.

“Jadi kalau curah hujan tinggi maka limbah cair milik PT Vale yang mengarah ke danau mahalona itu diatas ambang batas sehingga berdampak pada ekosistem yang ada di danau tersebut,” ungkap Usman Sadik.

Baca Juga

DPRD Luwu Timur Respons Aksi AMLT, Tegaskan Komitmen Berpihak pada Rakyat
Anggota DPRD Lutim Ini Apresiasi Pengurangan Jam Kerja Guru dan ASN

Menurutnya, sejak adanya catatan temuan limbah tersebut manajemen PT Vale diminta agar segera memperbaiki. “Kalau hujan turun, limbah itu akan meluap kedanau sehingga kami pernah meminta ke Vale agar segera memperbaiki, entah apakah sudah diperbaiki atau tidak,” ungkap Usman.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kabupaten Luwu Timur, Rosmiaty Alwi kepada awak media mengatakan pengakuan beliau komisi tiga DPRD Luwu Timur hanya sekedar perkiraan dan belum dilakukan analisa serta tidak dibuktikan dengan uji Laboratorium.

“Tahun ini akan ada pengambilan sampel yang akan dilakukan oleh DPRD dengan lembaga yang ditunjuk,” ungkap Rosmiaty

Dirinya pun meminta agar titik-titik limbah yang dinilai melebihi ambang batas agar dirincikan lokasinya. “Dimana titiknya limbah yg melebihi ambang batas, klo ada hasil ujinya tolong kita ambil bawa ke kantor,” ungkap Rosmiaty.

Menurut Ros, tahun ini pula pihak Bapedalda akan menambahkan titik-titik pengambilan sampel di Mahalona tersebut namun saat ini Bapedalda tinggal menunggu pencairan dana baru dilakukan kegiatan.

“Untuk sementara baru tujuh titik penataan PT Vale untuk limbah dan hasil ujinya masih dibawah baku mutu semua, kalau ada hasil uji PT Vale yg melebihi baku mutu pasti PT Vale laporkan itu krn wajib menurut undang-undang,” ungkap Rosmiaty.

Saat ini Laboratorium Bapedalda masih bekerjasama dengan Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan dalam melakukan uji kualitas air, udara dan tanah.

Kepala Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) Luwu Timur, Alamsyah menambahkan jika tujuh titik penataan limbah PT Vale Indonesia yakni F-Lagoon, LC3, lamangka, lamangka 1, lamangka 2, pete East dan Pete West.

“F-Lagoon dan LC3 pembuangannya ke danau Matano dan lainnya membuang ke danau Mahalona. Kami juga memiliki keterbatasan alat dan bahan uji sehingga terbatas pula parameter uji yang dapat dilakukan,” ungkap Alamsyah.

Dirinya mengakui, pada tahun 2011 lalu, titik penataan limbah LC3 PT Vale kerap melampaui baku mutu jika curah hujan tinggi namun kejadian tersebut tidak lagi terjadi.

“Setiap minggu laporannya masuk, untuk dampak yang ditimbulkan pastilah ada pencemaran yang ditimbulkan sebab air limbah itu masuk ke Danau,” ungkap Alamsyah.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait untuk turun melakukan Inspeksi Mendadak (Ispeksi) ditempat-tempat pembuangan limbah milik PT Vale Indonesia. “Saya koordinasi dulu dengan teman-teman,” ungkap Bupati dua periode ini melalui pesan singkatnya.

Terkait sorotan limbah PT Vale ini, manajemen PT Vale belum dapat dimintai keterangan. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article PKS Usung Tiga Kader Menuju Pilkada Lutim
Next Article KNPI Gelar Seminar Budaya Tana Luwu
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?