Sejumlah warga di Lingkungan Uri dan Batu, Kelurahan Mancani, kembali terlibat tawuran antar kelompok. Warga dari dua dusun bertetangga ini kembali bertikai, padahal sebelumnya kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai.
Belum diketahui persis, apa pemicu tawuran yang terjadi ini, namun sejumlah warga mengaku trauma dan mndesak polisi bertindak tegas. Pasalnya, hampir tiap malam dalam tiga hari terakhir, rumah warga terutama yang berada berbatasan antara dua dusun itu dilempari oleh orang tidak dikenal.
Sira, salah seorang warga Batu mengaku sudah tiga malam terkahir rumah mereka yang terletak di perbatasan dua dusun ini dilempari orang. DIa mengaku tidak mengetahui siapa pelaku pelemparan itu.
“Tiga malam mi dilempari, sesekali juga bunyi letusan papporo, ndak bisa ki tenang kalau malam,” ujar Sira.
Dia mengaku, tiap ada tindakan pelemparan, pihak kepolisian yang disiagakan di pos polisi di daerah itu selalu mendatangi lokasi. “Tiap ada lagi pelemparan batu, polisi pasti datang, tetapi hilang semua mi itu yang melempar,” uangkapnya.
Dia mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku keributan, termasuk pihak-pihak yang sengaja ingin memicu keributan di daerah itu.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

