Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Warga Perbatasan Luwu-Lutra Kembali Terlibat Tawuran
Hukum

Warga Perbatasan Luwu-Lutra Kembali Terlibat Tawuran

Asdhar
Asdhar
6 September 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Dua kelompok warga di perbatasan antara Kabupaten Luwu dengan Luwu Utara kembali terlibat tawuran antar kelompok, Sabtu (6/9/14) sejak pagi hingga siang hari tadi. Tawuran ini merupakan aksi susulan pasca tawuran antara warga yang sama beberapa waktu lalu.

Pantauan Luwuraya.com, tawuran yang melibatkan dua kelompok warga yakni dari Desa Pongko, Kabupaten Luwu dengan Warga Desa Kalotok, Kabupaten Luwu Utara ini, membuat kemacetan panjang jalur trans Sulawesi dari arah Makassar, maupun sebaliknya.

Warga dengan bersenjatakan parang, batu, anak panah, senjata rakitan, dan senjata api tradisional jenis Papporo saling membalas serangan. Aparat kepolisian dari Polres Luwu dan Luwu Utara yang turun ke lokasi untuk mengamankan, tampak kewalahan diakibatkan kalah jumlah dengan massa yang terlibat tawuran. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat tawuran ini.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Warga pun memasang drum di tengah jalan untuk menghalau serangan dari pihak lawan. Kendaraan yang akan melintas terpaksa mengurungkan niatnya karena massa dari kedua belah pihak tampak tidak bisa dikendalikan lagi.

Tawuran baru mereda ketika pihak kepolisian dibantu dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang diwakili oleh Indah Putri Indriani, Wakil Bupati Luwu Utara, turun ke lokasi untuk mengupayakan pembicaraan antara kedua belah pihak.

Indah mengatakan, pihaknya tengah melakukan negosiasi untuk upaya perdamaian antara kedua pihak bertikai, agar konflik yang terjadi tidak berkepanjangan. “Kami mengupayakan rekonsiliasi antara kedua pihak, karena akibat konflik ini, masyarakat menderita kerugian yang amat besar,” ujar Indah.

Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya melibatkan nsur muspida dari kedua pemerintah daerah untuk mengupayakan pembicaraan damai antar dua kelompok warga ini.

Sebagai langkah awal, pihak kepolisian pun memberlakukan jam malam untuk kedua desa yang dimulai hari ini. “Mari kita sama-sama menjaga kondisi, kepada warga pun kami meminta untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang menyulut pertikaian. Jika ada persoalan, silahkan laporkan kepada pihak berwajib dan tidak main hakim sendiri,” imbau Alan.

Sementara itu, sejak pertikaian antar warga di daerah tapal batas kabupaten itu, membuat warga sekitar mengaku mengalami kerugian sejak sebulan terakhir. Pasalnya, setiap kali terjadi penyerangan, rumah dan harta benda warga yang tinggal di lokasi pertikaian menjadi sasaran amukan.

Mahmud, warga Desa Kalotok mengaku setiap kali terjadi tawuran, dirinya beserta keluarga memilih untuk mengungsi ke pos polisi yang ada di sekitar desanya. Pasalnya, amukan warga yang bertikai, kerap membuat harta bendanya rusak akibat lemparan batu, maupun terkena peluru dari senjata api rakitan dan papporo.

“Barang-barang rusak semua pak, apalagi jualan saya seperti bensin botolan yang hancur setiap kali ada penyerangan, kami meminta agar polisi bisa bertindak tegas akar konflik ini segera mereda,” keluhnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Indah: Pemerintah Serius Tangani Masalah Konflik di Lutra
Next Article Pemerintah dan DPRD Lutra Dinilai Cuek Soal Konflik
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?