Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Akibat Konflik, 19 Rumah di Lutra Hangus Terbakar
Metro

Akibat Konflik, 19 Rumah di Lutra Hangus Terbakar

Asdhar
Asdhar
12 Oktober 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Konflik yang terjadi antara dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurit dengan dusun Karangan, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara mengakibatkan 19 rumah warga hangus terbakar.

“Sekitar 19 rumah yang telah terbakar akibat konflik ini,” ungkap, Indah Putri Indriani, wakil Bupati Luwu Utara, Minggu (12/10/14).

Indah yang saat ini berada di Tempat Kejadian Perakara (TKP) mengaku jika konflik yang terjadi saat ini adalah konflik yang paling besar di Luwu Utara.

Baca Juga

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan

“Pemerintah pastinya tidak akan tinggal diam atau berpangku tangan, yang pasti kami akan mempertemukan tokoh pemuda, masyarakat dan adat untuk membicarakan persoalan ini,” ungkap Indah.

Sebelumnya, warga dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurit dan dusun Karangan, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara pecah, Sabtu (11/10/14) kemarin dan berujung saling bakar rumah. Belum diketahui persis apa penyebab konflik ini terjadi namun dari pengakuan warga setempat jika konflik ini terjadi sejak tahun 1960an silam.

“Sejak tahun 1960 mereka sudah saling serang pak dan kejadian ini memanas sejak bulan lalu hingga saling bakar rumah seperti yang terjadi saat ini,” ungkap Pa’nyo, warga kecamatan Bone-bone. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Rumah Mantan Ketua DPRD Lutra Ikut Di Bakar Massa
Next Article Hatta Kunjungi Lokasi Kerusuhan di Bone-Bone
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Menilik Kejayaan Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?