Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DP2KB Lutim Bina Kader PPKBD dan Sub PPKBD Untuk Percepatan Penurunan Stunting
Luwu Timur

DP2KB Lutim Bina Kader PPKBD dan Sub PPKBD Untuk Percepatan Penurunan Stunting

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
4 Desember 2023
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Luwu Timur, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melakukan pembinaan kader bagi Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim, Senin (04/12/2023).

Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. April didampingi Ketua TP PKK Lutim sekaligus Wakil Ketua II Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lutim, Hj. Sufriaty Budiman yang juga sebagai narasumber, Sekretaris DP2KB, I Dewa Putu Alit S, Ketua Baznas Lutim serta para Kader PPKBD dan Sub PPKBD.

Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. April mengatakan stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat indonesia tidak hanya sekarang, tetapi utamanya adalah di masa depan. Dimana peraturan presiden nomor 72 tahun 2021 mengarahkan pendekatan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

“Maka dari itu, kader inilah yang akan menjadi kunci dari pada stunting karena berinteraksi langsung dengan calon pengantin, masyarakat, ibu hamil sampai melahirkan. Mereka diedukasi dari gizi maupun sisi KB dan perencanaan jadi keluarga sehat,” tutur April .

Oleh karena itu, dr. April mengatakan pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyambut baik atas terselenggaranya pembinaan kader ini mengingat kegiatan ini sangat penting dalam upaya percepatan penurunan stunting di Lutim.

“Percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Luwu Timur dibutuhkan kinerja kita semua utamanya peranan kader yang hadir pada hari ini,” harapnya.

Sementara Wakil Ketua II TPPS, Hj. Sufriaty dalam pemaparannya mengatakan stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan.

“Indonesia menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024, sementara angka stunting di tahun 2021 mencapai 24%. 23% bayi lahir sudah stunting, maka intervensi harus dimulai sebelum bayi lahir bahkan sejak perempuan masih di usia remaja,” jelas Hj. Sufriaty.

Lebih lanjut, Hj. Sufriaty mengatakan kader PPKBD, Sub PPKBD dan tenaga pelaksana KIE memiliki tugas diantaranya ; mengelola dan membina program KB di tingkat Desa, memberikan penyuluhan, memberikan motivasi, memberikan konseling kepada masyarakat, melaksanakan pencatatan dan pelaporan kegiatan program KB di tingkat Desa, dan kegiatan lain yang merupakan program pemerintah.

“Oleh itu PPKBD dan Sub PPKBD memegang peranan penting dalam pelaksanaan program pengendalian penduduk, keluarga berencana maupun mewujudkan ketahanan keluarga,” terang Hj. Sufriyati.

Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan penyerahan paket peduli stunting tahap III oleh Hj. Sufriaty didampingi Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Ketua Baznas Lutim dan Sekretatis DP2KB kepada empat orang penerima. (dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Wakil Ketua DPRD Apresiasi Pemda Lutim Alokasikan Anggaran 17 M untuk Rumah Ibadah
Next Article Buka Rakor Kepegawaian, Bupati Budiman Sebut ASN Ujung Tombak yang Punya Peran Strategis
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?