Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ini Sasaran Percepatan Penurunan Stunting Menurut Hj. Sufriaty
Luwu Timur

Ini Sasaran Percepatan Penurunan Stunting Menurut Hj. Sufriaty

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya
4 Desember 2023
Share
2 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Sasaran percepatan penurunan stunting ada 5 yakni Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil dan Ibu Hamil KEK, Bayi Berusia 0-59 Bulan, dan Keluarga Sasaran Stunting dan Keluarga Beresiko Stunting.

Demikian diungkapkan Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman saat menjadi pemateri pada acara Pembinaan Kader Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting, di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Senin (04/12/2023).

Istri Bupati Luwu Timur ini pun merincikan kelima sasaran tersebut :

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

“Sasaran pertama ialah Remaja dengan meminum Tablet Tambah Darah (TTD) dan menerima pemeriksaan status anemia,” imbuh Wakil Ketua II Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lutim ini.

Sasaran kedua Calon Pengantin, yakni Calon pengantin/calon ibu menerima Tablet Tambah Darah (TTD), Memperoleh pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari pelayanan pranikah, Menerima pendampingan kesehatan reproduksi dan edukasi gizi sejak 3 bulan pranikah, dan Mendapatkan bimbingan perkawinan dengan materi pencegahan stunting.

Sasaran ketiga Ibu Hamil dan Ibu Hamil KEK, dengan memeriksa kehamilan/nifas, Mendapatkan pelayanan KB pasca persalinan, Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) mendapatkan tambahan asupan gizi, dan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet selama masa kehamilan.

Selanjutnya sasaran keempat Bayi Berusia 0-59 Bulan, ialah dengan Mengikuti kegiatan BKB / PAUD, Bayi usia kurang dari 6 bulan mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif, Anak usia 6-23 bulan yang mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI), Balita gizi buruk yang mendapat pelayanan tata laksanan gizi buruk, Balita yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya, Balita gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi, dan Balita yang memperoleh imunisasi dasar lengkap.

Terakhir sasaran kelima Keluarga Sasaran Stunting dan Keluarga Beresiko Stunting, yakni Keluarga memiliki kartu keluarga, Keluarga memiliki akses ke sumber air bersih / minum, Keluarga memiliki akses sanitasi / pembuangan limbah layak, Keluarga yang stop BABS, Keluarga beresiko stunting mendapatkan pendampingan, Keluarga dengan masalah kerentanan sosial ekonomi dan disabilitas menjadi peserta jaminan sosial PKH/BLT-DD / lainnya, Keluarga dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta, Keluarga beresiko stunting menjadi peserta kegiatan ketahanan pangan, dan keluarga /pemanfaatan lahan pekarangan untuk peningkatan asupan gizi. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dibanjiri Reklame Liar, Pemkot Palopo Turun Tertibkan Iklan Tak Berizin
AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan
Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Buka Rakor Kepegawaian, Bupati Budiman Sebut ASN Ujung Tombak yang Punya Peran Strategis
Next Article Pemkab Lutim Gelar Rakor Kepegawaian dan FGD Regulasi Kepegawaian
Pendidikan

AI Mulai Masuk Kelas, Guru di Luwu Timur Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan

AI mulai masuk ke dunia pendidikan. Guru di Luwu Timur dituntut adaptif…

6 Mei 2026
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

5 Mei 2026
Ekonomi

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional

5 Mei 2026
Metro

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

5 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?