Ini mungkin peringatan bagi pengendara agar lebih berhati-hati di jalan raya, guna menghindari kecelakaan lalu lintas. Seperti yang dialami Abduh, warga Rante Damai, Kabupaten Luwu ini tewas akibat terlindas mobil tanki yang sementara melintas, di Sampoddo, Kota Palopo, sekitar pukul 14.30 Wita siang tadi.
Informasi yang dihimpun, saat kejadian Abduh sementara berbonceng dengan pacarnya Marni dari arah Bua. Saat sedang berada di tanjakan Sampoddo, Abduh yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi mencoba melambung sebuah motor yang ada di depannya.
Namun nahas, saat itu Abduh tidak bisa mengendalikan sepeda motornya yang melaju dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, Abduh terpental dan masuk ke dalam kolong mlbil tanki yang sementara melintas. Tragisnya lagi, mobil tanki yang sedang dalam keadaam bermuatan penuh BBM sebanyak 8.000 liter itu, melindas bagian kepala Abduh yang menyebabkan korban tewas di tempat.
Sementara korban lainnya, Marni juga mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RS At-Medika Palopo, untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasatlantas Polres Palopo, AKP Muhabbar mengatakan, pihaknya sementara melakukan penyelidikan penyebab kematian Abduh. “Korban sudah dibawa ke RS Sawerigading Palopo untuk divisum, dan polisi sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujar Muhabbar.
Dia mengatakan, supir mobil tanki saat itu juga langsung menyerahkan diri ke Mapolres Palopo, dan beserta barang bukti yakni satu unit mobil tanki masih sementara ditahan untuk kepentingan penyidikan.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

