Bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu Utara ternyata menyebabkan kerugian materil yang tidak sedikit. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara melansir kerugian materil akibat banjir kali ini mencapai Rp1,8 miliar.
Kepala BPBD Luwu Utara, Andi Eviana mengatakan jumlah tersebut masih merupakan hasil pendataan sementara kerugian yang dialami masyarakat. Pihaknya masihg terus melakukan pendataan, termasuk menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi yang terendam banjir.
Sesuai data yang dihimpun dari BPBD Luwu Utara, banjir kali ini merendam empat kecamatan dan 19 desa di daerah itu. Empat kecamatan itu yakni empat desa di Kecamatan Baebunta, Tiga desa di Kecamatan Malangke Barat, 10 Desa di Kecamatan Malangke, dan dua desa di Kecamatan Sukamaju.
Eviana pun merincikan, kerugian itu disebabkan karena rusaknya infratuktur public, areal pemukiman, pertanian dan perkebunan warga. Data yang diperoleh BPBD Luwu Utara, jumlah kerusakan paling parah dialami di Kecamatan Baebunta, dimana sebanyak 1.099 unit yang rumahnya terendam banjir, sementara kerugian seperti Kebun Coklat berkisar 55 Hektar, kebun jagung 225 Hektar, kebun nilam 57 Hektar, plat dekker 4 buah, jalan 2,7 km, tanggul 2,5 km, masjid 1 unit dan ternak ayam 307 ekor.
Di Kecamatan Malangke Barat, jumlah keseluruhan rumah yaang tergenang sebanyak yakni 527 unit, kebun coklat 137,5 Hektar, kebun jagung 91,5 Hektar, kebun nilam 27 Hektar, persawahan kurang lebih 100 Hektar, jalan tani 9,5 km, pasar Desa 1 unit, plat dekker 2 unit rusak berat, dan tanggul 1,2 km.
Untuk Kecamatan Malangke, rumah tergenang sebanyak 1.010 unit, kebun nilam 520 Hektar, kebun jagung 10 Hektar, kebun coklat 24 Hektar, tanaman padi 15 Hektar, jalan tani 2,5 km dan pipa air 12 meter.
Sementara di Kecamatan Sukamaju, jumlah rumah yang tergenang di Desa Subur belum diketahui jumlah pastinyanya, tetapi total areal perkebunan yang terendam terdata seluas 20 Hektar, di Desa Lino jumlah rumah yang tergenang air sebanyak 100 unit, dan 70 Hektar perkebunan yang tergenang air serta rata-rata ketinggian air berkisar 50-80 cm yang berada di kecamatan Sukamaju.





