Mahasiswa Palopo Sebut Kapolda Sulselbar Pembunuh Berdarah dingin

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Palopo ditandai dengan aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari berbagai perhimpunan di Mapolres Palopo, Selasa (10/12/13). Dalam orasinya, mahasiswa menyebutkan sepanjang Novemver hingga Desember 2013 terjadi banyak perisitiwa kekerasan dan penembakan terhadap warga di Sulawesi Selatan.

William Marthon, salah seorang aktifis mahasiswa dalam orasinya di hadapan puluhan aparat Kepolisian Polres Palopo menyebutkan Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Irjenpol Burhanuddin Andi adalah pembunuh berdarah dingin. betapa tidak, sepanjang kepemimpinannya, telah terjadi puluhan perisitiwa kekerasan terhadap warga sipil yang dilakukan aparat, baik itu TNI maupun Polri.

“Penembakan terhadap warga di walmas, salah seorang diantaranya tewas, belum lagi peristiwa kekerasan dan penembakan terhadap petani di lahan PTPN Takalar. Tindakan kekerasan dan refresif ini tidak bisa dibiarkan,” kata William.

Aksi unjuk rasa mahasiswa ini berlangsung sejak pukul 10.00 Wita. Mahasiswa bergerak dari perempatan Jl Sultan Hasanuddin dan Jl ahmad Yani, kemudian berjalan kaki menuju Mapolres Palopo melalui Jl Opu Tosappaile.(*)

 

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser